DPRD DKI Minta Pemprov Serius Tangani Sampah, Libatkan Warga dan Tingkatkan Dukungan Pemilahan
Anggota DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menangani persoalan sampah
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA — Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Josephine Simanjuntak, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menangani persoalan sampah di ibu kota yang kian kompleks.
Josephine menilai partisipasi warga sangat penting, terutama melalui edukasi terkait pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari rumah tangga.
Menurut dia, Pemprov DKI perlu mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar semakin sadar terhadap dampak serius dari permasalahan sampah di Jakarta.
“Pemprov DKI Jakarta perlu menggerakkan masyarakat agar bersama-sama mengatasi persoalan sampah yang saat ini kita hadapi,” kata Josephine, Rabu (11/3/2026).
Ia menambahkan, salah satu langkah yang bisa dilakukan yakni memperluas edukasi mengenai pemilahan dan daur ulang sampah.
Dengan begitu, warga tidak hanya membuang sampah, tetapi juga terlibat dalam pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.
“Salah satunya dengan mengencarkan edukasi kepada masyarakat agar memahami betapa kompleksnya persoalan sampah di Jakarta, sehingga warga juga terdorong untuk memilah dan mendaur ulang sampah,” ujarnya.
Selain itu, Josephine juga menyoroti potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pengolahan sampah.
Menurutnya, sudah ada sejumlah warga yang kreatif memanfaatkan sampah menjadi produk bernilai ekonomi melalui proses daur ulang.
Karena itu, ia meminta Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan kepada pelaku usaha tersebut, mulai dari pendampingan usaha hingga kemudahan perizinan.
“Ada warga yang sudah kreatif mengolah sampah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi. Pengusaha seperti ini perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah,” jelasnya.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup, produksi sampah di Jakarta pada 2025 mencapai sekitar 9.000 ton per hari.
Saat ini tercatat terdapat 2.867 fasilitas bank sampah di Jakarta. Namun, fasilitas pengolahan lainnya masih terbatas, seperti 421 fasilitas komposting serta delapan fasilitas pengolahan produk kreatif dari sampah.
Josephine menilai dukungan terhadap pelaku usaha pengolahan sampah perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembinaan bagi warga yang ingin memulai usaha hingga bantuan teknis ketika usaha tersebut sudah berjalan.
“Pendampingan bagi warga yang ingin memulai usaha pengolahan sampah perlu diperkuat, termasuk kemudahan birokrasi dan dukungan teknis ketika usaha mereka sudah berjalan,” katanya.
Ia pun mendesak Pemprov DKI Jakarta segera menyusun dan menjalankan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dengan melibatkan masyarakat secara langsung.
“Perlu ada keseriusan dari Pemprov DKI Jakarta dalam menangani persoalan ini. Jangan sampai kita terus kewalahan menghadapi masalah sampah,” ucap Josephine.
Lebih lanjut, ia juga mengusulkan agar DPRD DKI Jakarta melalui Panitia Khusus (Pansus) Lingkungan Hidup dapat mempertimbangkan penerapan sanksi bagi warga yang tidak melakukan pemilahan sampah rumah tangga.
Di sisi lain, Josephine menekankan pentingnya peningkatan kinerja petugas kebersihan, termasuk petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Ia berharap para petugas kebersihan dapat menjalankan tugasnya secara optimal sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Petugas kebersihan dari tingkat dinas hingga PPSU harus bekerja dengan baik. Jika tidak menjalankan tugasnya dengan optimal, perlu segera dievaluasi dan diberikan tindakan tegas,” tutupnya.
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
| Ketua DPRD Jakarta soal Persija Pilih STY: Harus Juara Ya, Jangan Sampai Persib Terus yang Juara |
|
|---|
| Persija Jakarta Tunjuk Shin Tae-yong Jadi Pelatih, DPRD DKI Jakarta : Langkah Cerdas |
|
|---|
| 10 Besar Pengembang Tak Patuh Serahkan Fasos dan Fasum, Pansus DPRD DKI Bakal Panggil |
|
|---|
| Jadi Ketua DPRD Jakarta Baru, Suhud Janji Kawal Anggaran Menyangkut Kesejahteraan Masyarakat |
|
|---|
| Pelantikan Ketua DPRD DKI, Koalisi Warga Jakarta Desak Peningkatan Fungsi Sinergi dan Legislasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Anggota-Fraksi-PSI-DPRD-DKI-Jakarta-Josephine-Simanjuntak-soal-anggaran-subsidi-pangan.jpg)