Soroti 100 Hari Kerja Walkot Jaksel, DPRD DKI Minta Fokus Urai Macet dan Tertibkan Parkir Liar
Anggota DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan, menyoroti target 100 hari kerja Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, yang telah resmi dilantik.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan, menyoroti target 100 hari kerja Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, yang telah resmi dilantik Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pada Rabu (15/4/2026).
Menurut August, pada masa awal kepemimpinan tersebut, Syafrin harus mampu menunjukkan kinerja nyata, khususnya dalam mengurai kemacetan dan menertibkan parkir liar di wilayah Jakarta Selatan.
“Kalau kita melihat 100 hari kerja, tidak boleh ada lagi kemacetan yang melumpuhkan lalu lintas di Jakarta Selatan,” kata August saat diwawancarai, Jumat (17/4/2026).
Ia menilai, latar belakang Syafrin di bidang perhubungan menjadi modal kuat untuk menyelesaikan berbagai persoalan transportasi di wilayah tersebut.
Namun demikian, ia menegaskan kompetensi tersebut harus dibuktikan melalui langkah konkret di lapangan.
Selain kemacetan, August juga menyoroti persoalan parkir liar yang selama ini masih marak terjadi, termasuk praktik pungutan liar (pungli) yang kerap menyertainya.
“Parkir liar ini harus bisa ditiadakan, termasuk juga pungli dalam urusan parkir,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar penanganan parkir liar dilakukan secara tegas namun tetap mempertimbangkan aspek sosial di masyarakat, termasuk melibatkan warga setempat dalam penataan yang lebih humanis.
Menurutnya, dengan pendekatan yang tepat, penataan parkir justru dapat menjadi lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Tak hanya itu, August turut menekankan pentingnya pembenahan sistem transportasi umum di Jakarta Selatan agar lebih optimal dan diminati masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN).
“Transportasi umum harus menjadi keharusan untuk dimanfaatkan oleh ASN maupun warga Jakarta Selatan,” ucapnya.
Ia pun berharap, dengan kepemimpinan baru, konektivitas transportasi di Jakarta Selatan dapat semakin baik, termasuk pada jalur-jalur strategis.
“Baik dari Manggarai ke UI maupun dari Ragunan sampai ke Monas, itu harus menjadi prioritas,” katanya.
August optimistis, jika fokus pada sektor perhubungan dijalankan secara maksimal dalam 100 hari kerja pertama, maka berbagai persoalan klasik di Jakarta Selatan dapat mulai teratasi.
Berita terkait
- Baca juga: Ujian Nyata Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Ditantang Akhiri Parkir Liar di Kawasan Super VIP
- Baca juga: BERITA FOTO Pramono Lantik 11 Pejabat, Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jakarta Selatan
- Baca juga: SOSOK Syafrin Liputo: Digadang Jadi Wali Kota Jaksel, Kariernya Puluhan Tahun di Bidang Transportasi
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
| Politikus Senior PAN Bicara Peluang Pramono Anung di Pilpres 2029, Beda Pergerakan dengan Anies |
|
|---|
| Sebut Kasus Yogyakarta Puncak Gunung Es, Celios Desak Pemprov Jakarta Siapkan Daycare untuk Pekerja |
|
|---|
| Atasi Parkir Liar, Pemkot Jakarta Selatan Tambah Kantong Parkir di Taman Bendera Pusaka |
|
|---|
| Kecelakaan Hari Ini di Blok M Jakarta Selatan, Pemotor Terkapar, Petugas di TKP |
|
|---|
| Pasar Santa Direvitalisasi, Perumda Pasar Jaya Perkuat Daya Tarik Lewat Festival dan Komunitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/TARGET-100-HARI-KERJA-Anggota-DPRD-DKI-Jakarta-August-Hamonangan-123.jpg)