Jembatan Pule Ciracas Jaktim Amblas, Mobilitas Warga Terganggu

Akses jembatan di Jalan Pule, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur amblas sehingga mengakibatkan mobilitas warga terganggu.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TribunJakarta.com/Bima Putra/Bima Putra
JEMBATAN PULE - Akses jembatan di Jalan Pule, Kelurahan/Kecamatan Ciracas yang amblas hingga mengakibatkan mobilitas warga terganggu, Jakarta Timur, Sabtu (18/4/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Akses jembatan di Jalan Pule, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur amblas sehingga mengakibatkan mobilitas warga terganggu.

Sejak jembatan yang menghubungkan wilayah Kelurahan Susukan dengan Kelurahan Ciracas amblas pada Rabu (15/4/2026), warga harus melalui rute alternatif berjarak lebih jauh.

"Kalau untuk motor sekarang jadinya lewat Jalan SMPN 71, tapi itu cuma bisa buat motor sama pejalan kaki. Jaraknya jadi lebih jauh sedikit," kata warga sekitar, Noor di Jakarta Timur, Sabtu (18/4/2026).

Sementara untuk pengendara roda empat yang sedianya dapat melalui jembatan di Jalan Pule, kini akibat amblas mereka harus melewati akses Jalan Haji Baping dan Jalan Raya Centex.

Selain menganggu mobilitas warga, amblasnya jembatan Jalan Pule turut mengakibatkan omzet pedagang makanan di sekitar lokasi merosot karena pelanggan tidak melintas di lokasi.

"Kayak pedagang warung makan atau kopi itu lumayan berpengaruh. Karena biasanya orang lewat sini pada mampir sekarang enggak ada. Mudah-mudahan sih cepat diperbaiki jembatannya," ujar Noor.

Berdasarkan hasil pemeriksaan jajaran Kecamatan Ciracas, jembatan amblas karena turap dan permukaan tanah di bawah jembatan tergerus debit air saluran penghubung (Phb).

Camat Ciracas, Panangaran Ritonga menuturkan usai kejadian pihaknya sudah melakukan penanganan mengangkat material puing jembatan agar tidak menghambat aliran Phb.

"Dinding tanah di bawah jalan tergerus kali Phb, proses erosi-nya mungkin sudah lama. Karena di bawah jembatan, sehingga tidak terlihat atau kurang termonitor sama kita dan warga," tutur Ritonga.

Sementara untuk penanganan lebih lanjut, Satpel Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Ciracas nantinya akan melakukan perbaikan turap di bawah jembatan Jalan Pule yang amblas.

Setelah perbaikan turap tersebut rampung, barulah jajaran Satpel Bina Marga Kecamatan Ciracas membangun konstruksi jembatan agar dapat dilalui seperti semula.

"Penanganan awal kita bersihkan puing-puing jembatan amblas. Untuk percepatan penanganan, satu unit crane dikerahkan. Karena kalau diangkat orang materialnya cukup berat," lanjut Ritonga.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved