Cari Mangsa, Ular Sanca Kembang 2 Meter Satroni Warung Makan di Bantaran Kali Ancol Jakut
Ular sanca kembang dua meter ditangkap petugas Damkar setelah memasuki warung makan di bantaran Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ringkasan Berita:
- Seekor ular sanca kembang sepanjang ±2 meter masuk ke warung makan di Pademangan dan membuat pengunjung panik.
- Petugas Damkar mengevakuasi ular yang sempat bersembunyi di kolong dan tumpukan kardus dengan aman.
- Ular kemudian diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam untuk dilepasliarkan ke habitat aslinya.
TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar dua meter ditangkap petugas pemadam kebakaran setelah memasuki sebuah warung makan di bantaran Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
Kejadian ini sempat membuat pengunjung panik karena ular tersebut bersembunyi di dalam area warung saat warga sedang menyantap makanan.
Pemilik warung makan yang mengetahui adanya ular di tempat usahanya langsung meminta bantuan petugas Damkar untuk melakukan evakuasi.
Ular jenis sanca kembang itu diketahui sempat mengumpat di bawah kolong dan di balik tumpukan kardus sehingga membuat situasi di lokasi menjadi tegang.
Sebanyak lima petugas pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara kemudian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan dan berhasil mengevakuasi ular tersebut dengan aman.
Kepala Regu Damkar Sektor Ancol, Tatang mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga yang panik karena melihat ular masuk ke dalam warung makan.
Petugas kemudian segera menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi terhadap hewan melata tersebut.
“Kami mendapatkan laporan dari warga bahwa ada seekor ular yang masuk ke dalam warung makan, warga yang sedang makan panik langsung menghubungi kami, dan alhamdulillah kami berhasil melakukan evakuasi dengan aman dan selamat,” ujar Tatang, dikutip Sabtu (18/4/2026).
Ia menjelaskan, ular tersebut memiliki panjang kurang lebih dua meter dan merupakan jenis sanca yang biasanya hidup di habitat alami seperti hutan, sungai, dan kawasan liar.
Menurutnya, ada kemungkinan ular tersebut naik ke daratan karena sedang mencari makanan.
Setelah berhasil diamankan, ular sanca tersebut kemudian dibawa petugas untuk diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Selanjutnya, hewan tersebut akan dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya agar tidak membahayakan warga sekitar.
BERITA TERKAIT
- Baca juga: Penangkap Ikan Sapu-Sapu di Kali Ciliwung Berisiko Besar, Hanyut Hingga Digigit Ular
- Baca juga: Hendak Mangsa Kucing, Ular Sanca 5 Meter di Genting Rumah Warga Pluit Ditangkap Damkar
- Baca juga: Ular 4 Meter Diduga Sebulan Berdiam di Plafon Rumah Warga Kelapa Gading, Akhirnya Ditangkap Damkar
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya