May Day Hari Ini, 20 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas, Pengamanan Diperketat

Pengamanan dilakukan di sejumlah titik utama, termasuk kawasan Monas, Gedung DPR/MPR RI, serta Dinas Ketenagakerjaan Provinsi DKI Jakarta.

Tayang:
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA
Ilustrasi Peringatan May Day - Sebanyak 24.980 personel gabungan diturunkan untuk mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta, Jumat (1/5/2026). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sebanyak 24.980 personel gabungan diturunkan untuk mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Pengamanan dilakukan di sejumlah titik utama, termasuk kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, serta Dinas Ketenagakerjaan Provinsi DKI Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto merinci, dari total personel tersebut, sebanyak 15.575 berasal dari kepolisian, 6.003 personel TNI, 1.002 personel dari Pemprov DKI Jakarta, 400 personel Pamdal, dan 2.000 Sabuk Kamtibmas.

"Ini fokus untuk memastikan kegiatan May Day 2026 dapat berjalan aman, tertib, lancar, humanis, dan kondusif<" kata Budi ditemui di Silang Timur Monumen Nasional, Kamis (30/4/2026) dikutip Kompas.com. 

Selain pengamanan di kawasan Monas yang menjadi pusat kegiatan, aparat juga disiagakan untuk mengawal aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI serta kantor Dinas Ketenagakerjaan DKI Jakarta.

Diperkirakan sekitar 220.000 massa buruh akan memadati perayaan Hari Buruh di Monas.

Acara tersebut juga rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Ada pembagian sembako

Wakapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Dekananto Eko Purwono menyebutkan, salah satu titik krusial dalam pengamanan adalah lokasi pembagian sembako kepada massa buruh.

Sebanyak 300.000 paket sembako disiapkan untuk dibagikan dalam kegiatan tersebut.

Oleh karena itu, khusus di titik distribusi ini dikerahkan sekitar 2.000 personel gabungan TNI-Polri untuk memastikan proses berjalan lancar dan tertib.

"Khusus untuk titik pengamanan distribusi sembako ini menjadi sangat krusial, sangat penting, dan sangat vital," kata dia dalam arahannya di Apel Kesiapan Gelar Pasukan dalam rangka pelayanan Hari Buruh Internasional 2026.

Ia juga mengingatkan seluruh personel di lapangan agar memahami mekanisme pelaporan jika terjadi kehilangan orang maupun barang milik peserta aksi. 

Berita terkait

 

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved