Curhat Pramono Instagramnya Diserbu Warganet Gegara KJP-KJMU Telat Cair 2 Hari

Pramono Anung curhat akun Instagram pribadinya sempat digeruduk warganet akibat keterlambatan pencairan KJP Plus

Tayang:
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
PERGANTIAN KETUA DPRD DKI - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengucapkan selamat kepada Suhud Alynudin yang akan mengisi jabatan Ketua DPRD DKI Jakarta menggantikan Khoirudin. Ucapan ini disampaikan Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/4/2026). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung curhat akun Instagram pribadinya sempat digeruduk warganet akibat keterlambatan pencairan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Dalam waktu singkat, ratusan hingga ribuan komentar masuk ke Instagram pribadinya menuntut kejelasan.

Ribuan Warga Serbu Media Sosial

Pramono mengatakan, keterlambatan pencairan selama dua hari langsung memicu reaksi cepat dari masyarakat di media sosial.

“Kemarin keterlambatan dua hari untuk KJP dan KJMU itu saja sudah langsung akun sosmed saya 1.000 orang lebih melaporkan itu,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan RPTRA Planet Senen, Senin (4/5/2026).

Ia menyebut, derasnya laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta.

Keluhan Langsung Ditindaklanjuti

Pramono memastikan permasalahan keterlambatan tersebut kini telah diselesaikan.

“Alhamdulillah langsung kita selesaikan,” kata dia.

Ia menegaskan, setiap laporan yang masuk dari masyarakat akan segera ditangani, baik melalui media sosial maupun kanal resmi pemerintah.

Era Medsos Bikin Keluhan Cepat Viral

Menurut Pramono, kompleksitas persoalan di Jakarta kini semakin terasa karena perkembangan media sosial.

Warga dengan mudah menyampaikan keluhan yang kemudian cepat menyebar luas.

“Masukkan, saran, kritik bagi Pemerintah DKI Jakarta akan kami tangani. Karena persoalan di lapangannya begitu kompleks dan juga sekarang eranya adalah era sosial media,” kata Pramono.

Ia juga mencontohkan kasus jalan amblas di Jalan Gatot Subroto yang sempat viral dan kini sudah dalam proses perbaikan.

Program KJP-KJMU Dipastikan Berlanjut

Meski menghadapi tantangan anggaran akibat pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) hingga Rp15 triliun, Pramono memastikan program KJP dan KJMU tetap berjalan.

Menurutnya, program ini sangat penting untuk mengurangi kesenjangan sosial dan memutus rantai kemiskinan di Jakarta.

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved