Haji Ghoni Tuding Ada Sabotase di Tubuh FORKABI Lewat Mubes Ilegal

Ketum DPP FORKABI periode 2021-2026, Abdul Ghoni, kecam dugaan sabotase organisasi dalam pelaksanaan Mubes FORKABI di Depok.

Tayang:
TribunJakarta/TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA
POLEMIK FORKABI - Ketua Umum DPP FORKABI, Abdul Ghoni, mengecam keras dugaan penyerobotan atau sabotase organisasi yang disebut terjadi dalam pelaksanaan Mubes ilegal di Depok, Jawa Barat. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) periode 2021-2026, Abdul Ghoni, mengecam keras dugaan penyerobotan atau sabotase organisasi yang disebut terjadi dalam pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) FORKABI di Kota Depok, Jawa Barat.

Menurut pria yang karib disapa Haji Ghoni, pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap upaya-upaya yang dinilai mencederai marwah organisasi FORKABI.

“Saya sudah menggagalkan penyerobotan dan sabotase organisasi DPP FORKABI oleh oknum Senator DPD RI, Ahmad Azran. Saya tegaskan kepada Azran untuk jangan mengganggu FORKABI,” ujar Haji Ghoni, Minggu (24/5/2026).

Ia menyoroti keterlibatan Ahmad Azran sebagai pejabat publik yang dinilai seharusnya memberikan teladan yang baik kepada masyarakat, termasuk dalam menjalankan roda organisasi.

“Saya ingatkan saudara Azran untuk menjaga kode etik sebagai Senator. Beliau dipilih dari rakyat dan harus memberikan contoh yang baik kepada rakyat,” katanya.

Haji Ghoni juga meminta Ahmad Azran menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media terkait dugaan sabotase organisasi melalui Mubes yang disebut ilegal tersebut.

“Kami minta Azran meminta maaf di media. Kalau tidak, kami akan bertindak sesuai aturan organisasi dan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga siap menggeruduk Azran,” tegasnya.

Selain itu, Haji Ghoni meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pemilihan FORKABI yang dianggap tidak sah berdasarkan AD/ART organisasi agar segera mengundurkan diri.

“Seluruh jajaran yang ikut dalam pemilihan FORKABI abal-abal saya minta mengundurkan diri. Jika tidak, kami akan mengambil langkah tegas karena DPP FORKABI yang saya pimpin adalah sah dan diakui negara berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menkumham,” jelasnya.

Ia mengatakan, nama dan atribut FORKABI telah memiliki legalitas resmi sehingga tidak dapat digunakan sembarangan oleh pihak lain.

“Nama FORKABI sudah kami patenkan. Jangan melakukan tindakan yang justru memperkeruh organisasi,” ujarnya.

Haji Ghoni juga mengungkapkan bahwa berdasarkan surat yang diteken Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Pusat (MPOP) DPP FORKABI, Haji Iwan Shalih, dan Wakil Ketua Kolonel Laut (Purn) Haji Juanda, pelaksanaan Mubes IV DPP FORKABI yang digelar di Pendopo Madas Nusantara, Depok, Jawa Barat, disebut tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian setempat.

“Mubes abal-abal ini juga diadakan tanpa sepengetahuan saya sebagai Ketua Umum DPP FORKABI periode 2021-2026,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia meminta pihak-pihak yang terlibat dalam Mubes tersebut untuk datang ke Sekretariat DPP FORKABI yang sah berdasarkan SK Kemenkumham Nomor AHU-0005595.AH.01.07 Tahun 2021 di bawah kepemimpinannya.

“Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena sudah membuat FORKABI terpecah belah,” katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved