Senyum Semringah Porter Terminal Kampung Rambutan Terima Daging Kurban
Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur membagikan 100 paket daging kurban pada Iduladha 1447 Hijriah.
Penulis: Bima Putra | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur membagikan 100 paket daging kurban pada Iduladha 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026) sore.
Pembagian menyasar kepada para porter, penyedia jasa lainnya perorangan, pedagang, hingga pengemudi ojek online (Ojol) yang berada di sekitar Terminal Kampung Rambutan.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain mengatakan paket tersebut dari penyembelihan tujuh ekor kambing hasil kolobarasi dengan Paguyuban perusahaan otobus (PO) AKAP.
"Kita bersama-sama melakukan penyembelihan, yang mana tujuannya adalah untuk menjalin silaturahmi untuk masyarakat di terminal," kata Revi di Jakarta Timur, Jumat (29/5/2026).
Dalam pembagian ini, panitia pemotongan hewan kurban Terminal Kampung Rambutan menggunakan besek bambu sebagai ganti wadah kantong plastik pembungkus daging.
Tujuannya mengurangi volume sampah kantong plastik, mengingat sampah kantong plastik butuh waktu lama untuk terurai secara alami dan bahkan hingga puluhan tahun.
Pertimbangan lainnya karena mulai Agustus 2026 mendatang TPST Bantargebang, Bekasi hanya menerima sampah residu atau tidak dapat diolah kembali.
"Saya berharap untuk kegiatan terus berlanjut Mungkin ini baru permulaan. Saya juga sangat terima kasih kepada seluruh pengurus PO Bus, kemudian Paguyuban, dan juga jajaran membantu," ujar Revi.
Pembagian 100 paket daging kurban ini disambut baik para porter, PJLP, pedagang, hingga Ojol yang sehari-harinya menggantungkan hidup mencari nafkah di Terminal Kampung Rambutan.
Di antaranya Sardiman (58), porter yang sudah puluhan tahun bertugas membantu membawa barang-barang para penumpang bus AKAP Terminal Kampung Rambutan.
Menurutnya sejak tahun 1992 silam bertugas menjadi porter di Terminal Kampung Rambutan, baru kali ini dia mendapatkan paket daging kurban dari rumah pengelola terminal.
"Jadi baru tahun ini kita merasakan diperhatikan semua. Tadi juga makan bersama, motong kambing, dibagi bersama-sama. Pokoknya ini ya sangat pada senanglah," tutur Sardiman.
Sardiman menuturkan bagi para porter yang tidak memiliki penghasilan tetap dalam satu hariannya, pembagian paket daging kurban pada Iduladha 1447 Hijriah sangat membantu.
Pasalnya penghasilan para porter setiap harinya bergantung pada pemberian dari penumpang yang menggunakan jasa mereka untuk mengangkut barang, sehingga penghasilan tak menentu.
Terlebih setelah pandemi Covid-19 lalu, jumlah keberangkatan penumpang bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan menurun drastis dan hingga kini tidak kunjung naik.
"Alhamdulillah saya anak enam. Kerja kuli panggul, tapi semua makan. Soalnya kita merasa bersyukurnya kepada Allah SWT kan begitu. Orang kalau bersyukur, rezeki sedikit, cukup," lanjut Sudirman.
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau clangsung di halaman Indeks Berita
| Tak Ada Antrean Warga, Masjid Istiqlal Distribusikan Daging Kurban Lewat Lembaga |
|
|---|
| Kenang Masa Remaja, Ketua DPRD DKI Jakarta Salat di Masjid Ar-Rahman Jaksel |
|
|---|
| Masjid Istiqlal Pastikan Limbah Kurban Tak Cemari Sungai, Darah Ditampung di Septic Tank |
|
|---|
| Ketum PB MA Jazuli Juwaini Ajak Umat Islam Jadikan Idul Adha Momentum Spritual dan Kepedulian Sosial |
|
|---|
| Penyintas Kebakaran Tamansari Dapat Sapi Kurban dari Gubernur Pramono |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Pembagian-paket-daging-kurban-di-Terminal-Kampung-Rambutan.jpg)