Puluhan Komponen Hidran di Jaktim Dicuri, Damkar Terkendala Padamkan Api
Komponen hidran atau alat penyedia air bertekanan tinggi aset Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur dicuri
Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Komponen hidran atau alat penyedia air bertekanan tinggi aset Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur dicuri.
Berdasarkan data tahun 2026, tercatat sekitar 80 hidran di Jakarta Timur kehilangan komponen konektor yang berfungsi menghubungkan aliran air ke selang unit mobil pompa Damkar
Pengendali Damkar Sektor Pasar Rebo, Tobiin mengatakan pencurian komponen yang disebut kopling ini mengakibatkan pemadaman terkendala karena sumber air dari hidran tak dapat diakses.
"Mungkin ya dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk dijual. Karena kepala kopling kita itu kan dari kuningan yang harganya mungkin lumayan," kata Tobiin, Jumat (29/5/2026).
Pencurian komponen umumnya terjadi pada aset hidran jajaran Damkar Jakarta Timur yang berada di tepi jalan, atau jauh dari permukiman warga sehingga tidak terpantau.
Tanpa komponen tersebut air dari hidran tidak dapat mengalir ke unit mobil pompa Damkar, padahal dalam pemadaman kebakaran ketersediaan sumber air menjadi faktor penting.
Jajaran Damkar Jakarta Timur pun terkendala saat melakukan pemadaman, khususnya pada lokasi kebakaran yang jauh dari sumber air tambahan seperti aliran kali, waduk, dan sebagainya.
"Sangat berdampak. Karena (kalau satu hidran rusak) kita harus mencari lagi ke hidran lain. Hidran lain mungkin begitu juga, akhirnya paling kita nyari sumber air kali ataupun kolam renang," ujarnya.
Namun hampir semua komponen hidran yang dicuri sudah diperbaiki jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, sehingga proses pemadaman tak lagi terkendala.
Sebelum perbaikan dilakukan, jajaran Damkar Jakarta Timur harus mensiasati kasus dengan membawa komponen adaptor pengganti untuk menghubungkan hidran dengan selang ke unit mobil.
Tobiin menuturkan adaptor ini merupakan komponen pengganti portabel yang terdapat pada setiap unit mobil pompa, dan digunakan saat proses pengisian air dari hidran ke tangki.
Komponen adaptor portabel dipilih sebagai siasat agar ketika petugas mendapati hidran yang komponennya dicuri, maka sumber air dari hidran tersebut tetap dapat diakses.
"Sekarang itu hampir 90 persen sudah diperbaiki semua. Tapi ya itu, kendalanya itu harus ada adaptor dari yang kita bawa di unit. Solusi untuk menghindari dari pencurian," tuturnya.
Berita terkait
- Baca juga: Kebakaran Hebat di Tambora: Akses Gang Sempit Hambat Pemadaman, 27 Rumah Ludes
- Baca juga: Rumah di Utan Kayu Jaktim Kebakaran, 55 Petugas Damkar Diterjunkan Jinakkan Api
- Baca juga: Gudang Kayu di Pondok Cabe Alami Kebakaran Hebat: Asap Tebal dan Lokasi di Gang Sempit Menyulitkan
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
| Kebakaran Hebat di Tambora: Akses Gang Sempit Hambat Pemadaman, 27 Rumah Ludes |
|
|---|
| Petugas Musnahkan 55,7 Kilogram Organ Hewan Kurban Tak Layak Konsumsi di Jaktim |
|
|---|
| Rumah di Utan Kayu Jaktim Kebakaran, 55 Petugas Damkar Diterjunkan Jinakkan Api |
|
|---|
| Gudang Kayu di Pondok Cabe Alami Kebakaran Hebat: Asap Tebal dan Lokasi di Gang Sempit Menyulitkan |
|
|---|
| BREAKING NEWS Kebakaran Rumah di Tambora Jakarta Barat, 14 Unit Damkar Diterjunkan ke TKP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/PENCURIAN-HIDRAN-Pengendali-Damkar-Sektor-Pasar-Rebo.jpg)