Kecelakaan Hari Ini

Kecelakaan Hari Ini di Cakung: Sedang Menepi, Ojol Tewas Tertabrak Mobil Listrik

Seorang pengemudi ojek online (Ojol) meninggal dunia akibat tertabrak minibus listrik di Jalan Raya Sentra Primer, Cakung, Jakarta Timur.

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
(KOMPAS.COM/AUTOACCIDENT)
Ilustrasi kecelakaan - Seorang pengemudi ojek online (Ojol) meninggal dunia akibat tertabrak minibus listrik di Jalan Raya Sentra Primer, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026). 

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Seorang pengemudi ojek online (Ojol) meninggal dunia akibat tertabrak minibus listrik di Jalan Raya Sentra Primer, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Kejadian bermula ketika Bambang Purwanto (43) yang sedang mengemudikan motor jenis matic berpelat B 6046 YDN menepi di pinggir Jalan Raya Sentra Primer.

Saat korban sedang berhenti itu, tiba-tiba melaju mobil BYD berpelat B 1663 TCP yang dikemudikan pria berinisial DAS (47), lalu seketika menabrak Bambang hingga korban terjatuh.

"Sesampainya dekat SPBG, kendaraan menabrak kendaraan di depanya yang sedang berhenti di pinggir jalan," kata Kanit Laka Satlantas Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, Selasa (9/6/2026).

Kencangnya benturan mengakibatkan Bambang mengalami luka berat pada bagian kepala, sehingga mengakibatkan korban seketika meninggal dunia di lokasi kejadian.

Usai kejadian jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan proses autopsi keperluan penyelidikan kasus dilakukan jajaran Uni Laka.

"Barang bukti yang diamankan unit kendaraan minibus Listrik BYD NRKB (nomor registrasi kendaraan bermotor) B 1663 TCP. Satu unit sepeda motor Honda Vario NRKB B 6046 YDN," ujar Darwis.

Kemudian STNK mobil atas nama DAS, dan STNK unit sepeda motor atas nama Bambang yang kini sudah diamankan jajaran Unit Laka untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Darwis menuturkan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus guna memastikan penyebab kecelakaan berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.

"Kita masih mencari saksi, memintakan VeR (visum et repertum atau hasil autopsi) rumah sakit," tutur Darwis.

Berita terkait

 

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved