Warga Keluhkan Air Kali Sunter yang Hitam dan Berbau

Padahal sungai tersebut kerap digunakan masyarakat sekitar untuk tempat menghabiskan waktu atau sekedar bersantai.

Penulis: Rafdi Ghufran Bustomi | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Rafdi Ghufran
Kondisi Sampah di Tepian Kali Sunter, Koja, Jakarta Utara Jumat (11/5/2018) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Kali Sunter yang terletak di Koja, Jakarta Utara merupakan salah satu sungai yang terkenal di kawasan tersebut.

Namun sangat disayangkan kondisi di sungai tersebut tampak kurang asri.

Pantauan TribunJakarta.com Jumat (11/5/2018), sampah masih banyak ditemui di tepian sungai tersebut.

Baca: Berada di Kolong Tol Pelabuhan, Masjid Baba Alun Bernuansa Tionghoa

Baca: Si Jago Merah Lalap Lapak Rongsokan di Serpong, Kerugian Capai Rp 10 Juta

Selain itu air di Kali Sunter juga berwarna hitam dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap.

Padahal sungai tersebut kerap digunakan masyarakat sekitar untuk tempat menghabiskan waktu atau sekedar bersantai.

Ginanjar, warga yang kerap menghabiskan waktu di kawasan itu merasa tidak nyaman dengan kondisi sungai.

Dirinya menyayangkan kondisi sungai yang tidak terurus.

"Sayang sih, padahal nuansanya enak disini, tapi sungainya kurang keurus," ujarnya saat ditemui TribunJakarta.com.

Dirinya pun berharap agar kondisi sungai lebih dibenahi, hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat yang ingin bersantai disana dapat merasa nyaman.

"Tolong dibenahin lagi lah, biar kita yang mau santai-santai juga nyaman," kata Ginanjar menambahkan.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved