Peringati Hari Kebangkitan Nasional, PIC Gelar Dialog Lintas Agama

sekelompok pemuda yang tergabung dalam Pemuda Indonesia Center (PIC) menggelar kegiatan Dialog Lintas Agama.

Editor: Wahyu Septiana
Istimewa
Dalam rangka memperingati hari Kebangkitan Nasional, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Pemuda Indonesia Center (PIC) menggelar kegiatan Dialog Lintas Agama, Selasa (24/5/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dalam rangka memperingati hari Kebangkitan Nasional, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Pemuda Indonesia Center (PIC) menggelar kegiatan Dialog Lintas Agama.

Dialog yang digelar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2022) itu bertemakan "Memperkuat dan Mewujudkan Nilai - nilai Pancasila Serta Moderasi Beragama dalam Rangka Mewujudkan Toleransi Antar Umat".

Ahmad Rifaldy selaku ketua pelaksana kegiatan Dialog Lintas Agama menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjadi gerakan merawat kesatuan dan kebersamaan dalam bingkai NKRI.

"Tentunya kegiatan ini berguna untuk menangkal segala macam paham serta mencegah segala bentuk perpecahan dan konflik yang dilatarbelakangi oleh konflik agama. Selain daripada itu, kegiatan ini juga untuk merajut simpul dan persatuan antar umat beragama" kata Ahmad Rifaldy.

Kegiatan dialog lintas agama ini menghadirkan narasumber dari seluruh perwakilan agama yang diakui di Indonesia, yakni Romo Antonius Suyadi Pr. selaku Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan Keuskupan Agung Jakarta, Kabid Idiologi dan Kesatuan Bangsa PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Kasim Genawi.

Hadir pula Farid F. Saenong selaku Kabid Diklat BPMI Masjid Istiqlal, Kepala Biro Pemuda Remaja PGI Rosiana Indah Purnomo, Hadi Bayu Adji dari Dept. Penelitian dan Pengembangan GEMA PAKTI Pusat, dan Romo Asun Gautama selaku Wasekjen DPP WALUBI.

Baca juga: Aksi Heroik 2 Polisi Selamatkan Pemuda 15 Tahun yang Hendak Lompat dari JPO Koja

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, yaitu kehadiran peserta dilokasi (offline) kurang lebih 100 orang peserta, terdiri dari pemuda pemudi, mahasiswa, tokoh-tokoh agama serta seluruh masyarakat, kehadiran peserta juga dikemas secara online dalam bentuk dialog interaktif melalui aplikasi zoom.

Ahmad Rifaldy menambahkan, guna menangkal paham radikalisme dikalangan pemuda dan masyarakat, tentu harus banyak melakukan kegiatan edukasi dan pemahaman akan penting nya keutuhan dan kesatuan bangsa.

"Memperbanyak diskusi dan dialog serta kegiatan kegiatan yg melibatkan semua elemen agar lebih memahami dan turut andil dalam menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI" imbuh dia.

Baca juga: Kisah TNI Penjaga Ujung Selatan NKRI: Tak Hanya Fokus Warga dan Wisata, tapi Juga Pertahanan Negara

Kegiatan ini pun diisi dengan penandatanganan petisi perdamaian, oleh seluruh narasumber yang hadir.

Sebagai bentuk kesepakatan dan kebangkitan bersama, bahwa perbedaan akan menjadi indah, jika dirajut dalam persatuan dan kebersamaan dalam membangun bangsa.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, PIC akan melaksanakan kampanye perdamaian dengan meluncurkan hastag #JAGADAMAIINDONESIA.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved