Dukung Program Makan Siang Gratis Gibran, PSI DKI Desak Heru Segera Alokasikan APBD

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mendesak Heru Budi Hartono segera menjalankan program makan siang gratis.

Instagram @willsarana
William Aditya Sarana. Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mendesak Heru Budi Hartono segera menjalankan program makan siang gratis. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mendesak Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono segera menjalankan program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah.

Menurutnya, program makan siang gratis yang diinisiasi pasangan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka saat kampanye Pilpres 2024 lalu penting dijalankan sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, sehingga diharapkan bisa berdampak positif pada kesehatan dan prestasi belajar mereka.

Sebagai informasi, saat ini program makan siang gratis memang sudah mulai diuji coba oleh Pemprov DKI dengan bantuan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

 

Namun, William mendesak Heru untuk segera mengalokasi anggaran pada APBD Perubahan 2024 dan APBD 2025 agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami mendesak agar program makan bergizi ini tidak hanya menjadi uji coba, tetapi dianggarkan secara berkelanjutan dalam APBD, sehingga lebih banyak menjangkau anak-anak di seluruh Jakarta,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (12/8/2024).

Politikus muda PSI juga mengusulkan agar pelaksanaan program ini diperkuat dengan penebalan anggaran melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Menurutnya, hal ini penting supaya program makan bergizi gratis ini dapat berjalan tanpa hambatan keuangan dan terus memberikan manfaat maksimal bagi para peserta didik.

Lebih lanjut anak buah Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep ini juga minta Pemprov DKI turut melibatkan UMKM di sekitar sekolah dalam penyediaan makanan bergizi.

Untuk menjaga kualitas gizi yang diberikan, keterlibatan UMKM ini tetap harus berada di bawah supervisi ketat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

“Penyediaan makanan oleh UMKM lokal yang telah diuji nilai gizinya tidak hanya membantu meningkatkan kualitas asupan gizi anak-anak, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian di sekitar sekolah,” ujarnya.

William pun menegaskan komitmen PSI untuk terus mengawal program ini dan memastikan setiap anak di Jakarta mendapat akses ke makanan bergizi yang layak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved