Viral di Media Sosial

Sandiaga Uno Ingatkan Risiko PHK Karyawan SPBU Shell Imbas Kebijakan Satu Pintu BBM Pertamina

Eks Menteri Pariwisata RI, Sandiaga Uno, menyoroti kondisi SPBU-SPBU non-pemerintah yang mengalami kelangkaan BBM belakangan ini.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar dan Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo
RESPONS SANDI - Eks Menpar RI, Sandiaga Salahuddin Uno, ikut menanggapi terkait kelangkaan BBM yang dialami oleh SPBU-SPBU non-pemerintah sehingga bisa berdampak kepada PHK massal. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar dan Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Eks Menteri Pariwisata RI, Sandiaga Salahuddin Uno, menyoroti kondisi SPBU-SPBU non-pemerintah yang mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) belakangan ini. 

Sandi menyinggung mengenai kebijakan baru pemerintah terkait penyediaan BBM yang hanya melalui satu pintu, yaitu di Pertamina

Menurut Sandiaga, meski kebijakan ini bertujuan memperkuat kedaulatan energi dan menjaga harga tetap relatif terjangkau, pemerintah semestinya juga harus mewaspadai dampak negatif yang bisa timbul, khususnya bagi SPBU non-pemerintah seperti Shell dan BP. 

"Kita berkhusnudzon, bahwa kebijakan ini kita harapkan ada kedaulatan energi kita dan juga energi yang lebih terjangkau. Namun, tentunya jika ini berdampak kepada mitra-mitra penyedia BBM dan SPBU non-Pertamina ini perlu kita lakukan langkah-langkah koordinasi," ujar Sandi seperti dikutip dari Instagramnya. 

Sandi mewanti-wanti kebijakan satu pintu justru dapat menimbulkan badai PHK massal terhadap karyawan-karyawan di SPBU non-pemerintah. 

Selain itu, ia menegaskan jangan sampai kebijakan yang seharusnya berefek positif kepada masyarakat malah menimbulkan monopoli, inefisiensi sampai peluang korupsi di masa depan. 

Mantan Wakil Gubernur Jakarta itu juga menyinggung kondisi memprihatinkan di lapangan, di mana sejumlah pegawai SPBU non-pemerintah terpaksa berjualan kopi dan kuliner untuk menyiasati dampak tersebut. 

Usul transisi energi 

Melihat kondisi tersebut, Sandiaga justru mengusulkan untuk memanfaatkan peluang lainnya dengan mendorong transisi energi baru dan terbarukan. 

Indonesia, kata Sandi, memiliki potensi yang tinggil dalam memanfaatkan energi tersebut. 

"Sehingga kesempatan ini kita harus mampu mengambil peluangnya," tambahnya. 

Lebih lanjut, Sandiaga mendorong semua pihak untuk berkoordinasi agar kebijakan BBM satu pintu kelak bisa menjadi momentum memperkuat ketahanan energi nasional, tanpa mengorbankan pekerja maupun mitra swasta.

“Ayo, sama-sama kita rapatkan barisan, jangan sampai kita ketinggalan. Ekonomi akan bergerak mari kita memberikan solusi agar kita bisa memiliki kedaulatan energi yang baru dan terbarukan dengan harga yang terjangkau tidak bikin kantong kempis, tapi membuat kita gas habis menuju indonesia yang keren abis,” tutupnya.

 

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved