Viral di Media Sosial

Eks Ketua BEM Unpad Tanya ChatGPT: Etis Jokowi Dorong Prabowo-Gibran 2 Periode? Ini Jawabannya

Virdian Aurellio, menanggapi terkait dukungan Jokowi terhadap wacana dua periode untuk Prabowo-Gibran. 

Tayang: | Diperbarui:
Tangkapan layar Kompas TV dan Kompas.com/Fristin Intan Sulistyowati
TANYA AI - Eks Ketua BEM Unpad, Virdian Aurellio, bertanya ke ChatGPT soal etis atau tidak dukungan Jokowi terhadap Prabowo-Gibran 2 periode. (Tangkapan layar Kompas TV dan Kompas.com/Fristin Intan Sulistyowati). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Eks Ketua BEM Universitas Padjajaran (Unpad) sekaligus konten kreator, Virdian Aurellio, menanggapi terkait dukungan Jokowi terhadap wacana dua periode untuk Prabowo-Gibran. 

Ia sempat menanyakan hal tersebut ke kecerdasan buatan (AI), ChatGPT, soal etis atau tidaknya dukungan sang ayah terhadap putranya tersebut. 

Virdian beralasan karena Gibran pernah menyampaikan kepada masyarakat untuk memanfaatkan teknologi AI.

"Saya nanya ke AI, "etis atau tidak kalau mantan presiden sudah bicara soal dua periode untuk anaknya di tengah baru setahun menjabat dan masih banyak masalah bangsa"," kata Virdian dalam acara Bola Liar yang tayang di Kompas TV pada Jumat (26/9/2025). 

ChatGPT menjawab bahwa akan adanya potensi konflik kepentingan. 

Menurutnya, dukungan Jokowi kepada Gibran akan menimbulkan kesan untuk melanggengkan dinasti politik alih-alih menunjukkan sikap negarawan yang menjaga jarak demi memberi ruang evaluasi kinerja anaknya. 

Kendati demikian, Virdian menegaskan bahwa generasi muda tak ingin terjebak hanya pada isu pemilu.

"Kami enggak bicara soal pemilu. Hari ini ada 4.700 lebih kasus keracunan makan bergizi gratis, ada 900 teman-teman kami yang ditersangkakan karena demonstrasi, 10 teman kami meninggal dipukul polisi, ada 7 juta pengangguran sementara 3 juta di antaranya usia 15 sampai 24 tahun. Itu yang kami bicarakan," katanya. 

Virdian melanjutkan, dalam demokrasi yang sehat, diskursus elite politik semestinya mencerminkan percakapan warga negara seperti persoalan ekonomi, sosial, politik, hingga lingkungan.

"Artinya, seorang Jokowi atau siapa pun yang hari ini bicara soal itu (dua periode) bagi kami tidak peduli terhadap generasi muda ke depannya," pungkas Virdian.

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved