TOPIK
Eksekusi Perumahan TNI
-
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari keempat orang tersebut.
-
Tri mengatakan, SP 1 diberikan pada Maret 2017, SP 2 dan SP 3 dilayangkan pada Juni 2017
-
"Saya sampe lupa masak untuk keluarga saya, gara-gara sibuk menghadang TNI dari pagi hari," kata Diah
-
Eksekusi rumah warga di kompleks Kodam Jaya Tanah Kusir, Jakarta Selatan, oleh personel TNI menegangkan pada Rabu (9/5/2018) pagi.
-
Amiruddin mengatakan pihak Kodam Jaya Tanah Kusir tak mengindahkan sarannya untuk melakukan penggusuran setelah proses hukum selesai.
-
Yudi, warga perumahan tersebut, yang berada di lokasi bersama warga lainnya menceritakan bentrokan terjadi selama satu jam.
-
Ketika terlibat aksi saling dorong dengan ratusan personil TNI, Putut melihat ada seorang wanita yang terjatuh.
-
"Hari ini termasuk eksekusi liar karena masih dalam proses," ungkap Syamsu kepada media di salah satu rumah warga, Rabu (9/5/2018).
-
Pasalnya, menurut Syamsu bahwa proses pengadilan ini masih dalam tahap hukum yang masih berlangsung
-
Ujang Hasir Gisni (20) satu dari puluhan warga yang terlibat aksi saling dorong dengan TNI.
-
Warga penghuni kompleks Kodam Jaya, Tanah Kusir, Jakarta Selatan, mengecam pengerahan personel TNI AD aktif untuk menggusur mereka dari sana.
-
Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com Rabu (9/5/2018), tampak belasan truk memadati area komplek Kodam Jaya Tanah Kusir.
-
Aksi telah berlangsung sejak pukul 05.50 WIB, Rabu (9/5/2018). Dampaknya arus lalu lintas disekitarnya tersendat.
-
Mereka menolak rencana eksekusi terhadap sejumlah rumah oleh pihak Kodam Jaya
-
"Bus berputar di Kebayoran. Sementara Lebak Bulus melalui radio dalam keluar Gandaria City menuju Harmoni," kata Wibowo.
-
Wibowo mengatakan Transjakarta koridor 8 rute Harmoni-Lebak Bulus mengalami perpendekan layanan