TOPIK
Surabaya Diteror Bom
-
Sejumlah anak-anak korban pemahaman radikal orangtuanya yang meledakkan diri di sejumlah tempat di Surabaya, tak bisa diadopsi.
-
Ketujuh anak itu menjalani perawatan dan pendampingan psikologis di RS Bhayangkas Polda Jatim sejak 13 Mei 2018.
-
Sekarang kondisinya sudah membaik, mereka menunjukkan keinginan untuk sekolah.
-
Sebelum bom meledak di Gereja Kristen Indonesia, Surabaya, Minggu (13/5/2018), Yesaya Bayang tak bisa lupa sorot mata seorang anak kecil.
-
Yesaya sempat melihat salah satu dari anak pelaku bom bunuh diri yang masih kecil itu melihat kepada dirinya.
-
"Itu karena panggilan hati karena melihat seorang anak kecil masih hidup dan memang harus diselamatkan," imbuhnya.
-
"Kalau dia tidak perlu ngomong ke orang lain dengan pesan tersamar," ungkap AKBP Said Rivai.
-
Dita Oepriyanto dan dua putranya dikuburkan di tempat pemakaman khusus milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di Jalan Mayjend Sungkono, Kamis.
-
Puluhan peziarah mengelilingi pusara mendiang Aloysius Bayu di TPU Keputih, Surabaya, Rabu (23/5/2018) siang.
-
Di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya masih terbaring tiga jenazah pelaku bom bunuh diri dan akan segera dimakamkan pihak kepolisian.
-
"Kami sungguh bangga atas imannya, semoga Tuhan memberikan tempat terbaik di surga," ujarnya.
-
"Saya menyesal, saya sedih atas kejadian ini, tapi saya enggak kaget. Benihnya ini (radikalisme) sudah dipupuk sangat lama"
-
Aloysius Bayu Rendra Wardhana dianggap sebagai pahlawan saat aksi teror bom di gereja Surabaya.
-
Anak pertama Dita yang ikut dalam ledakan tersebut ternyata pernah mengirimkan sinyal melalui akun media sosialnya.
-
Alih-alih menyatakan ungkapan duka, beberapa diantaranya justru mengeluarkan pernyataan yang provokatif dan tidak mempertimbangkan perasaan keluarga
-
"Langkahnya sudah diserahkan pada polisi, karena warga Surabaya menolak makanya tidak dimakamkan di Surabaya," kata Risma
-
Seperti apa pemakaman tujuh pelaku teror bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo? Adakah keluarga mereka hadir?
-
Tujuh jenazah terduga teroris bom bunuh diri di Surabaya dimakamkan di Sidoarjo, Minggu (20/5/2018) sekitar pukul 09.10 WIB.
-
Jasad tiga bomber Surabaya masih tersimpan di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara hingga Minggu (21/5/2018).
-
"Sejak masuk ke ICU IRD dr Soetomo, kondisinya sudah kritis sampai meninggal dunia," ucapnya.
-
Oknum pilot berinisial OGT ini ramai diperbincangkan netizen gara-gara komentarnya terhadap peristiwa bom di Surabaya.
-
Dia mengalami 78 persen luka bakar grade 2AB dan trauma inhalasi karena menyedot asap yang mengakibatkan kondisi sesak
-
"Siapa saja yang membesuknya kita sudah diketahui. Salah satunya yang menyerang Mapolrestabes Surabaya juga pernah besuk di Lapas Kediri."
-
Tak ayal, ketika Densus 88 Antiteror bergerak mengamankan AG, terduga teroris ini menjadi sorotan banyak warga.
-
Dia berharap, jenazah para pelaku bom di Surabaya bisa segera diambil guna dimakamkan lantaran proses identifikasi sudah selesai.
-
Risma mengaku tidak berani mengambil keputusan soal peristiwa itu, maka menurut dia, meminta fatwa dari MUI adalah jalan terbaik.
-
Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Anton bukan korban tapi terduga pelaku teror yang terkait dengan aksi peledakan tiga gereja di Surabaya.
-
Sehingga, jenderal bintang dua itu menilai para anak-anak Dita telah sadar akan melakukan amaliyah.
-
Ratusan orang jemaat ikut misa requiem untuk kesejahteraan arwah dua bocah korban bom gereja Surabaya di Kapel Kosayu, Jumat (18/5/2018).
-
Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim akhirnya mengeluarkan pernyataan dan merilis jenazah pelaku bom bunuh diri untuk diserahkan ke keluarga.