Juara Lomba Lari Tidak Ada yang Dapat Medali

Para juara hanya dapat uang tunai tanpa medali. Hadiah tertinggi mendapat Rp 10 juta rupiah untuk kelas 10 kilometer.

Juara Lomba Lari Tidak Ada yang Dapat Medali
KOMPAS.COM/FITRI RACHMAWATI
Senin, 29 Januari 2018 09:49 Gara-gara Medali, Lombok Marathon Banjir Protes dari Peserta. Pelari Kenya dan Malaysia Juara KOMPAS.com/Fitri Rachmawati Peserta Lombok Marathon memprotes panitia dalam acara yang digelar, Minggu (28/1/2018). Mereka protes karena panitia tidak memberikan medali dan kaus finisher kepada peserta yang jumlahnya mencapai 5.000 orang. Event ini adalah event kedua sejak Lombok Marathon digelar pertama kali pada 2016 

TRIBUNJAKARTA.COM, LOMBOK - Ratusan peserta memprotes lomba lari Lombok Marathon, Minggu (28/1/2018).

Pasalnya para juara lomba tersebut ternyata tidak mendapatkan medali.

Pelari asal Kenya dan Malaysia menjadi bintang di kelas internasional full marathon. Kegigihan Elisha Kiprotick Sawe, asal Kenya, berhasil menempatkannya sebagai peringkat pertama untuk kelas full maraton.

Padahal, Sawe sempat terlambat memulai startnya di Senggigi Square, Lombok Barat, tetapi di garis finis dia justru menjadi yang pertama.

Selain pelari Kenya Elisha Kiprotick Sawe, James Karana yang juga asal Kenya menempati peringkat kedua, diiikuti Abubakar asal Malaysia.

Adapun untuk kategori putri diraih oleh Naomi Jefkofif dan Valentine juga asal Kenya dan di posisi ketiga diraih oleh Hoo Lee Eng (Malaysia).

Lainnya adalah kategori pelari master dan nasional, baik putra maupun putri, yang antara lain diraih peserta dari Kalimantan Timur, Yogyakarta, Bandung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggata Barat (NTB).

Salah satunya adalah Iswandi yang tetap mengikuti event Lombok Marathon di kelas 10 kilometer, kemudian pelari asal NTT.

Para juara hanya dapat uang tunai tanpa medali. Hadiah tertinggi mendapat Rp 10 juta rupiah untuk kelas 10 kilometer.

Di kelas 5 kilometer, para pemenang yang berhasil menuntaskan kemampuan lari mereka, untuk putra masing-masing adalah Johari Jihan asal Sumatra Selatan, Azhari, dan Difta.

Halaman
1234
Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved