Pasukan Oranye ini Kangen Gaji Besar dan THR di Zaman Ahok

Anggota pasukan oranye Kelurahan Setia Budi bercerita gajinya sesuai Upah Minimun Regional (UMR) di zaman kepemimpinan Ahok

Pasukan Oranye ini Kangen Gaji Besar dan THR di Zaman Ahok
TribunJakarta/Yuyun Hikmatul Uyun
Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta alias Pasukan Oranye menggelar apel sore di Pintu Air Manggarai Senin (29/1/2018). TRIBUNJAKARTA/YUYUN HIKMATUL UYUN 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anggie Lianda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Robinur mengaku sejahtera saat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi Gubernur .

Anggota pasukan oranye Kelurahan Setia Budi bercerita gajinya sesuai Upah Minimun Regional (UMR) di zaman kepemimpinan Ahok

"Alhamdilulillah pas dia (Ahok) naik, gaji saya dan teman-teman langsung melambung dari sembilan ratus ribu jadi dua juta empat ratus di tahun 2014," ujar Robi, saat ditemui di kolong jembatan 66, Rabu (31/1/2018).

Baca: Kolong Jembatan ini Jadi Tempat Favorit Ojek Daring Istirahat, Ada Kasurnya Loh

Selain gaji, Robi baru pertama kali merasakan Tunjangan Hari Raya (THR) pada zaman Ahok.

"Saya kerja dari tahun 2000 baru ngerasain dapat THR ya dari Ahok doang. Kata teman-teman ada THR dari Bapak (Ahok), pas di cek masyaallah, kaget, satu kali gaji loh," ucap Robi.

Sebelum zaman Ahok, Robi menjelaskan memang pernah mendapat THR namun bukan berupa uang.

Baca: Enam Fakta Kolong Jembatan 66, No. 6 Buat Bulu Kuduk Merinding

"Kita enggak ngilangin juga, dulu emang dapat bingkisan kacang, teh, dan sembako doang," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved