Novel Baswedan Pulang

Novel Baswedan Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Tak Bisa Dibiarkan

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, menilai penyerangan air keras yang menimpa dirinya tidak bisa dibiarkan.

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Penyidik KPK Novel Baswedan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, KELAPA GADING - Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, menilai penyerangan air keras yang menimpa dirinya tidak bisa dibiarkan.

"Tidak boleh dibiarkan, efeknya bahaya kepada penegak hukum dan petugas," ucap Novel Baswedan, dikediamannya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/2/2018)

Untuk saat ini, Novel dan rekan tim kuasa hukumnya tengah meminta pembentukan tim pencari fakta.

Baca: Usai Bincang-bincang, Wartawan Ajak Novel Baswedan Berswafoto

"Saya dan rekan-rekan kuasa hukum tengah meminta dibuatkan tim pencari fakta terkait kasus yang menimpa diri saya," ucap Novel.

Saat ditanya mengenai sketsa wajah pelaku yang sempat di rilis oleh pihak kepolisian, Novel enggan berkomentar.

"Saya tidak ingin masuk ke hal itu, penyidik polri tentu punya rencana," ucap Novel.

Baca: 5 Fakta Dimas Anggara Diduga Lakukan Penganiayaan: Kronologi sampai Dikabarkan Ajak Oknum TNI

Sepuluh bulan sejak kejadian penyiraman air keras, Novel berharap kasusnya segera terungkap.

"Sebisa mungkin harus terungkap," ungkap Novel.

Sementara kondisi kesehatan mata kiri Novel saat ini terus membaik pasca melakukan operasi.

"Mata kiri masih terasa sakit, walaupun tidak terus menurus," ujar Novel.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved