Dedi Mulyadi Katakan Perlu Sinergi Pengusaha Properti dengan Lingkungan Agar Tidak Banjir
"Ini perlu sinergi ke depan antara properti yang dibangun dengan lingkungan agar properti yang dibangun tidak memberikan dampak banjir bagi warga,"
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Masalah banjir masih dipandang sebagai masalah yang kompleks di Kota Bekasi.
Hal itu juga diakui calon Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Jabar (Jabar) Dedi Mulyadi saat melakukan safari politik di wilayah Kota Bekasi, Senin (19/3/2018).
Baca: Patahkan Kutukan 20 Tahun, Marcus/Kevin Berhasil Samai Prestasi Ricky Subagja/Rexy Mainaky
Menurut Dedi, Kota Bekasi yang termasuk kawasan metropolitan menjadikan kota tersebut banyak dibangun kawasan properti.
Imbas dari pertumbuhan properti yang pesat itu membuat dampak salah satunya banjir di beberapa titik di Kota Bekasi termasuk beberapa kawasan proerti itu sendiri.
"Ini perlu sinergi ke depan antara properti yang dibangun dengan lingkungan agar properti yang dibangun tidak memberikan dampak banjir bagi warga," kata Dedi saat dijumpai di Kelurahan Kali Baru, Medan Satria, Kota Bekasi.
Baca: Perempuan Ini Rasakan Penderitaan Akibat Operasi Demi Ubah Bentuk Wajah yang Diledek Temannya
Meski demikian, dia melihat sudah ada beberapa upaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk mengatasi masalah banjir seperti membuat polder air, dan normalisasi kali.
Namun hal itu tidaklah cukup, dia menyarankan agar pengentasan masalah banjir bisa dibarengi dengan pembuatan kawasan rekreasi dan ruang terbuka hijau. Caranya dengan pembuatan danau-danau kecil disetiap kelurahan.
"Danau itu punya fungsi dua, pertama sebagai fungsi tempat penyimpanan agar tidak banjir, kedua adalah fungsi rekreasi warga," ujar Dedi.
Baca: Cawagub Dedi Mulyadi Doakan Pedagang Siomay di Bekasi
Seperti kota kebanyakan, lanjut Dedi, ruang terbuka hijau cukup langka di Kota Bekasi.
"Sehingga ke depan setiap kelurahan itu harus punya danau, warga kota ini kan tidak memiliki ruang-ruang publik yang cukup, kalau ada danau, lalu ada ikannya, ada perahunya di situ sehingga warga bisa menikmati musim liburannya," ujar Dedi
Dedi Mulyadi maju sebagai calon wagub bersama calon Gubernur Deddy Mizwar. Keduanya diusung koalisi Partai Demokrat dan Golkar.