Lurah Jati Padang Rencanakan Permukimannya Jadi Tempat Wisata Kampung Pelangi

"Saya menyarankan ke ibu-ibu di permukiman RW lain untuk membuat apa yang dilakukan di RW 8 tersebut agar dicontoh," ungkapnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Lurah Jati Padang, Viant, saat ditemui di Kelurahan Jati Padang, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU -Wilayah permukiman Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan secara bertahap sedang menggencarkan kampung pelangi di sekitar permukiman warganya.

Pasalnya, sebuah permukiman di RT 6 RW 8 Jati Padang telah terhiasi dengan beraneka ragam warna warni pada perumahan warga layaknya warna pelangi.

Baca: Warga Jadi Takut Karena Dengar Suara Tangisan Anak Kecil dari Warung Tempat Dibunuh

Mereka tergerak sendiri untuk membuat kampung warna-warni di sekitar perumahan agar terhindar dari kesan kumuh.

Lurah Jati Padang, Viant, sangat mengapresiasi sekali apa yang telah warganya lakukan demi menciptakan perumahan yang enak dipandang.

"Saya sangat apresiasi atas apa yang warga saya kerjakan. Karena tak semuanya diandalkan ke pihak kelurahan. Langkah yang bagus," ujarnya pada TribunJakarta.com, Senin (19/3/2018).

Baca: Susi: Jadi Menteri Sudah Luar Biasa, Ini kata Mahfud, Jimly dan Abraham Samad Jadi Cawapres Jokowi

Melihat antusias warga di RW tersebut yang tinggi, ia pun sangat mengharapkan kesadaran dari warganya agar tergerak untuk membuat hal serupa.

"Saya menyarankan ke ibu-ibu di permukiman RW lain untuk membuat apa yang dilakukan di RW 8 tersebut agar dicontoh," ungkapnya.

Ia pun, lanjut Viant, mengharapkan kampung pelangi di wilayahnya kian terkenal untuk menginspirasi wilayah lain.

"Rencana ada untuk menciptakan Jati Padang sebagai tempat wisata kampung pelangi. Tapi bertahap kita harus sosialiasikan kampung pelangi ke seluruh RW," terangnya.

Dengan adanya kampung pelangi bisa menciptakan lapangan kerja dan pundi-pundi keuntungan untuk warga sekitar.

"Dari sana kan bisa mencoba buka usaha warung atau koperasi. Ada mural-mural untuk berswafoto. Bertahap untuk mencapai ke titik itu," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved