Pernyataan Amien Rais dan Syafii Maarif Tampak Serasi Tentang Ini, Ada Apa?
Amien Rais mengatakan, upaya untuk membagi-bagikan sertifikat kepada masyarakat disebut sebagai pengibulan.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pernyataan Amien Rais mengenai masalah pengibulan bukan sebuah ungkapan tanpa data.
Baginya, pengibulan terkait data yang telah dimilikinya sebanyak 74 persen tanah dikuasai oleh asing.
Karena kegelisahannya itu, kemudian dinyatakan oleh dia terkait dengan bagi-bagi sertifikat yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pengibulan saja.
Amien Rais mengatakan, upaya untuk membagi-bagikan sertifikat kepada masyarakat disebut sebagai pengibulan.
"Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?" kata Amien.
Amien Rais tenang saja dihujat banyak kalangan karena yang membela dia juga tidak sedikit.
Baca: Menang Telak Lawan Singapura, Luis Milla: Saya Harap Tim Semakin Percaya Diri ke Depannya
Baca: Ayah Maksun Jual 15 Kerbau dan Tanah Demi Sumbang Pemerintah Beli 2 Pesawat RI
Uniknya, apa yang disampaikan Amien Rais dan kemudian membuat heboh itu memang semakin sengit bahkan Pemuda Muhammadiyah telah menyiapkan panggung terbuka untuk debat antara Amien Rais dan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, yang menyerang Amien Rais.
Sebenarnya, masalah pengibulan seperti telah disampaikan Amien Rais itu telah pernah diungkap oleh tokoh lainnya.
Bahkan, tokoh tersebut dianggap sebagai pihak yang selama ini dianggap tidak berseberangan dengan Jokowi.
Tokoh yang juga pernah menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah itu adalah M Syafii Maarif.
Tidak kalah kritis, apa yang disampaikan Syafii Maarif memang tidak sampai memicu keguncangan seperti ketika Amien Rais mengungkapkan fakta tersebut.
Baca: Sering Mendapat Bully dari Netizen, Rina Nose: Mereka Itu Ibarat Nyamuk
Baca: Bongkar Surat Wasiat, Maksun Minta Pemerintah Bayar Utang Rp 4500 Saat Beli 2 Pesawat RI