5 Fakta Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa: Korban Tewas Lompat dari Lantai Empat, Warga Jarah Besi
Lima fakta Gedung DPRD Makassar dibakar massa saat unjuk rasa, Jumat (29/8/2025) malam. Empat korban tewas, warga jarah besi.
TRIBUNJAKARTA.COM - Gedung DPRD Makassar dibakar massa saat aksi unjuk rasa pada Jumat (29/8/2025) malam.
Kebakaran itu menewaskan empat orang. Satu masih kritis di RS Grestelina, dan tiga lainnya mengalami luka.
Perkembangan terkini, sejumlah warga menjarah besi sisa puing kebakaran di lokasi pada Sabtu (30/8/2025).
Sedangkan, puluhan personel TNI disiagakan di Gedung DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/8/2025).
TribunJakarta.com merangkum lima fakta mengenai Gedung DPRD Makassar hangus:
1. Warga Jarah Besi
Sejumlah warga terlihat memunguti hingga menjarah besi-besi sisa puing kebakaran pascaunjuk rasa berujung pembakaran Gedung DPRD Makassar.
Pemandangan itu terlihat pagi ini di Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Sabtu (30/8/2025).
Pantauan di lapangan, warga secara berkelompok masuk ke area gedung yang sudah porak-poranda.
Mereka mengumpulkan potongan besi, aluminium, hingga material bangunan yang masih bisa dijual kembali.
Bahkan, terlihat warga yang memopong kursi yang masih layak pakai dari halaman Gedung DPRD Makassar.
Beberapa warga terlihat membawa karung dan gerobak untuk mengangkut hasil jarahan. Aksi penjarahan ini berlangsung cukup lama di lokasi.

2. Aparat Perketan Penjagaan
Aparat TNI melakukan penjagaan di sekitar area gedung dewan. Bahkan, TNI menegur para warga agar tidak menjarah sisa puing-puing bangunan.
Aparat telah memperketat pengamanan dan menghalau warga agar tidak lagi masuk ke dalam area Gedung DPRD Kota Makassar yang terbakar, Sabtu (30/8/2025).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.