Fadli Zon: Ada yang Ingin Indonesia Pecah, Saya Melihat Skenario Itu Sudah Cukup Lama
Kemajuan, kemunduran, dan kehancuran suatu negara sudah dirancang di dalam sebuah skenario.
TRIBUNJAKARTA.COM - Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon menuliskan persoalan masa depan Indonesia.
Berdasarkan pantauan TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR itu lewat kicauan di akun Twitternya, pada Minggu (25/3/2018).
Baca: Luhut Pandjaitan: Siapa yang Mengibul? Saya Minta Golkar Tidak Ikut-ikutan
Fadli membahas tentang masa lalu yang menentukan masa depan sebuah negara.
"Kadang org bingung mengaitkan masa lalu, masa kini n masa depan. Semua terkait satu sama lain. Tapi perspektif kita bisa berubah," tulisnya.
Menurutnya, semua sudah dirancang sesuai dengan skenario yang ada.
Kemajuan, kemunduran, dan kehancuran suatu negara sudah dirancang di dalam sebuah skenario.
Baca: Jokowi Sempatkan Hadiri Resepsi Pernikahan Pradista Putra, Siapa Dia?
"Tak ada hari ini tanpa masa lalu, n tak ada masa depan tanpa hari ini. Masa depan dirancang direncanakan spt sebuah skenario," imbuhnya.
Layaknya sebuah film, berhasil atau tidaknya skenario tergantung dengan penulisnya.
Jika sutradara berhasil mengarahkan skenario, maka itu akan memperlancar mewujudkan skenario yang telah dibuat.
"Tp skenario n rancangan masa depan itu tergantung siapa yg buat. Blue print jd penting. Selalu ada perancang masa depan yg blm terjadi," tulisnya.
Seusai perang dunia ke-dua, Fadli melihat jika ada sebuah skenario yang ingin membuat Indonesia hancur.
"Dulu usai Perang Dunia 2, ada Perang Dingin. Selanjutnya Huntington menulis Benturan antarPeradaban. Maka ada War on Terror sejak 2000an," tulis Fadli.
Ia menjelaskan jika telah melihat skenario tersebut sejak lama.