Ini Langkah KCI Atasi Kepadatan Penumpang di Stasiun Duri
Selain itu, KCI juga disediakan dua tangga manual untuk penumpang yang akan berpindah peron.
Penulis: Suci Febriastuti | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti
TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Penambahan frekuensi Kereta Api Bandara mengakibatkan perjalanan kereta Commuter Line yang semula melayani 90 perjalanan dipangkas menjadi 80 perjalanan per hari.
Peningkatan jumlah pengguna Commuter Line dan terbatasnya sarana yang ada membuat peron Stasiun Duri penuh sesak dengan penumpang, terutama pada jam sibuk (peak hour).
Baca: Kondisi Menyedihkan Jupiter Fortissimo di Bui: Kena Penyakit Kulit Sampai Sulit Finansial
Vice President Corporate Communication PT KCI Eva Chairunisa mengatakan, PT KCI selaku operator terus menerapkan berbagai langkah untuk mengurai kepadatan penumpang, khususnya di Stasiun Duri.
Diantaranya dengan memberlakukan crossing dua arah di Stasiun Duri untuk penumpang berpindah dari peron 1 menuju peron 5, maupun sebaliknya.
Selain itu, KCI juga disediakan dua tangga manual untuk penumpang yang akan berpindah peron.
Baca: Belum Puas Foto Bareng, Ibu-ibu PKK Cegat Anies Baswedan Buat Selfie
Namun, kedua tangga manual tersebut masih dalam proses pengerjaan.
"Berdasarkan evaluasi dari 26 Maret sd 11 April 2018 khususnya peron 5 dimana penumpang juga sudah mulai beradaptasi dengan perubahan alur tersebut," ujar Eva, Kamis (12/4/2018).
Disisi lain yang dapat dilakukan PT KCI selaku operator yakni terkait kapasitas angkut.
KCI mengganti dua rangkaian formasi 10 kereta dengan yang lebih panjang menjadi formasi 12 kereta.
"Sementara untuk mengakomodir lintas Duri - Tangerang melalui kordinasi bersama regulator yakni Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementrian Perhubungan (DJKA Kemenhub), mulai tanggal 9 April 2018 PT KCI selaku operator diizinkan untuk menambah empat perjalanan untuk lintas Duri - Tangerang," ujar Eva dalam keterangan resminya.
Terkait kepadatan yang terjadi di KRL lintas Duri - Tangerang, PT KCI meminta seluruh masyarakat untuk dapat memahami kondisi yang terjadi pada saat peak hour.