Calon Istri Dibakar
Kata Polisi, LR Lulusan Kampus di Australia dan Jago IT, Namun Belum Memiliki Pekerjaan Tetap
"Korban itu jago IT. Pintar dia itu, tapi beliau belum memiliki pekerjaan tetap," kata Iver.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - LR (41) wanita yang dibunuh oleh calon suaminya merupakan lulusan S-2 dari sebuah universitas di Australia.
"Korban ini memang lulusan dari Australia," ujar Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh saat dihubungi TribunJakarta.com, Minggu (6/5/2018).
Baca: Pede Jadi Cawapres Jokowi, Cak Imin Mengaku Didukung Seluruh NU, Kiai Ulama dan Milenial
Meski lulusan luar negeri, Iver menyebut kalau LR tidak memiliki pekerjaan tetap.
"Korban itu jago IT. Pintar dia itu, tapi beliau belum memiliki pekerjaan tetap," kata Iver.
Sementara untuk pelaku ST, Iver menyebut kalau pria berusaha 25 tahun itu merupakan sopir taksi online.
Baca: Kepada Ketua RW, Ayah Korban Sempat Mengaku Kalau LR Sudah Menikah dengan ST
"Kalau pelakunya itu sopir taksi online yang juga jualan online," ucap Iver.
Yanto, tukang parkir yang berada di dekat rumah LR di Jalan Alaydrus, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat menyebut kalau selama di Australia, LR tinggal bersama kakak kandungnya.
Baca: Ibu Kandung Ungkap Pembunuh dan Pembakar Calon Istri Sudah 5 Bulan Tidak Pulang ke Rumah
"Waktu itu dia tinggal sama kakak kandungnya di sana. Sekarang kakaknya juga masih tinggal disana," ujar Yanto.
Yanto juga tidak mengetahui apakah pekerjaan dari LR sejak kembali ke tanah air.
"Kalau sekarang saya enggak tahu deh dia kerja apa. Enggak enak juga kan kalau nanya-nanya soal itu," ujarnya.