KPU RI Menggunakan Kotak Suara Transparan untuk 14 Daerah Pada Pilkada 2018
Komisaris KPU RI, Ilham Syahputra, mengatakan pihaknya akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk daerah-daerah yang melaksanakan pilkada.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ilusi Insiroh
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG -- Komisi Pemilihan Umum RI menargetkan pada pilkada 2018, daerah yang terdapat calon tunggal untuk menggunakan kotak suara transparan yang telah didesign dan ditetapkan pihak KomisiPemilihan Umum (KPU).
Komisaris KPU RI, Ilham Syahputra, mengatakan pihaknya akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk daerah-daerah yang melaksanakan pilkada unutk mengikuti aturan dalam UU No 7 tahun 2017 terkait penggunaan kotak suara transparan.
Baca: BREAKING NEWS:Terjadi Ledakan di Gereja Katolik Santa Maria, Surabaya
"Untuk pilpres tahun 2019 tentu kita pakai kotak tersebut namun, kita usahakan pemilihan tahun ini menggunakan kotak transparan juga, terlebih pada 14 daerah yang menjalankan pemilu dengan satu paslon," ujar Ilham di Tangerang, Sabtu (12/5/2018).
Ia meneruskan, untuk penerapan tersebut selain daerah yang melaksanakan pemilu satu calon, terdapat indikasi lainnya yakni, mengupayakan bahwa daerah tertentu tidak ada masalah soal percetakan dan distribusi.
"Kalau lancar soal distribusi dan percetakannya akan kita terapkan. Ini juga dapat mempermudah kita dalam pelaksanaan pilpres nanti dimana, sudah ada daerah yang memiliki kotak suara transparan," jelasnya.
Kotak suara transparan yang telah didesign pun, hanya terlihat transparan pada bagian depan, sedangkan sisi lainnya tidak.
Baca: Dikabarkan Sudah Menikah Siri, Umi Pipik Curhat Hingga Istri Sah Sunu Beri Balasan Menohok, Kenapa?
Untuk sisi transparan tersebut pun dilapisi dengan plastik, kotak suara sendiri nampak terbuat dari karton tebal.
Daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon yakni, Deli Serdang, Kabupaten Padang Lawas Utara, Prabumulih, Pasuruan, Lebak, Tangerang, Kota Tangerang, Tapin, Minahasa Tenggara, Enrekang, Mamasa, Jayawijaya, Mamberamo Tengah, dan Bone.