Calon Istri Dibakar

Peragakan Adegan Pembakaran Calon Istri di Tangerang, Stevanus Menitikan Air Mata

Kejadian itu terjadi saat tersangka sedang menirukan perbuatannya saat memegang korek membakar calon istrinya yang sudah dibasahi dengan bensin.

Peragakan Adegan Pembakaran Calon Istri di Tangerang, Stevanus Menitikan Air Mata
TribunJakarta/Ega Alfreda
Reka adegan dimana Stevanus menitikan air mata. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKADIRI- Tersangka Stevanus (25) menangis saat melakukan rekonstruksi adegan pembakaran mayat calon istrinya, Laura (41) di pantai Karang Serang, Mauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/5/2018).

Stevanus dikawal jajaran Polres Jakarta Pusat mengadakan rekonstruksi adegan saat tersangka melakukan pembakaran calon istrinya di ujung Tangerang tersebut.

Baca: Di Mata Warga, Terduga Teroris Tangerang Berbadan Tegap dan Tampan

Berdasarkan pantauan TribunJakarta di lokasi, tersangka sesegukan dan meneteskan air mata beberapa kali.

"Kok nangis?" kata seorang anggota polisi.

Stevanus saat melakukan rekonstruksi adegan di Pantai Karang Serang, Tangerang.
Stevanus saat melakukan rekonstruksi adegan di Pantai Karang Serang, Tangerang. (TribunJakarta/Ega Alfreda)

Stevanus tidak menjawab pertanyaan polisi itu. Kejadian tersebut terjadi saat tersangka sedang menirukan perbuatannya saat memegang korek untuk membakar calon istrinya yang sudah dibasahi dengan bensin.

Rokunstruksi dilakukan sekira pukul 14.00 WIB, tersangka hadir bersama dua orang saksi yang ikut saat hendak membakar korban. Kedua saksi tersebut adalah EB (23) dan AR (22).

Baca: Diborgol dan Tertunduk, Terduga Teroris di Tangerang Pasrah Ketika Polisi Geledah Kamar Mesnya

Saat di Pantai Karang Serang, Stevanus terlihat menghindari tata mata kepada orang lain, ia terus menunduk sembari mengikuti alur rekonstruksi.

Pria berumur 25 tahun itu mengenakan pakaian berwarna warna merah dengan tangan diborgol dan wajah ditutupi masker.

Perilaku serupa juga dilakukan oleh tersangka pada saat rekonstruksi pertama di kediaman korban Jalan Alaydrus, Petojo, Gambir, Jakarta Pusat pada sekitar pukul 10.30 WIB.

"Kita meluruskan alur cerita sehingga dari Alaydrus, mal Gajah Mada Plaza, Tambora dan kemari. Kita melakukan sinkronisasi sesuai keterangan tersangka," ujar Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Pusat, Kompol Aprima Suar.

Baca: Imbau Masyarakat Tidak Gelar Sahur on the Road, Polres Jakarta Utara: Masalahnya di Situ

Tindakan keji Stevanus terhadap calon istrinya, Laura, lantaran sakit hati ketika membahas masalah biaya pernikahan.

Aksi pembakaran korban dilakukan oleh Stevanus setelah membunuhnya lebih dulu di kediaman Laura.

Setelah dibunuh pada Kamis (3/5/2018) siang, malam harinya ia menuju kawasan Kabupaten Tangerang dan melakukan pembakaran pada Jumat (4/5/2018) dini hari.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help