Polisi Belum Bisa Menduga Motif Pelempar Batu ke Jalan Tol Cikampek

"Sementara ini kita lihat motifnya acak jadi orang enggak tahu kenapa dia lempar batu," kata Indartro.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Screenshot Facebook Grup Orang Bener
Pelemparan batu di Jalan Tol Jakarta-Cikampek 

Laporan Waratwan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kasus pelemparan batu yang dilakukan orang tidak dikenal dari atas jembatan penyeberangan ke Jalan tol Jakarta Cikampek masih menjadi misteri.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto sejauh ini belum bisa memastikan motif pelaku dalam melancarkan aksi kejahatan tersebut. Ketika ditanya adanya dugaan motif perampokan Indarto mengatakan pihaknya masih mendalami keterangan saksi.

"Awalnya saya punya hipotesis seprti itu (dugaan perampokan) tapi ya kemungkinan pasti ada tapi ta kecil ya, sementara ini kita lihat motifnya acak jadi orang enggak tahu kenapa dia lempar batu," kata Indarto saat dijumpai TribunJakarta.com, di Mapolres Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, (8/6/2018).

Indarto juga mengaku sudah melakukan pengecekan langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dari informasi yang didapat, jembatan penyebrangan tersebut kata dia sejauh ini tidak ada indikasi kerap terjadi tawuran, bahkan kalau sore hari, Jembatan itu cenderung ramai lalu lalang warga yang melintas.

"Tapi saya sudah cek historisnya tidak ada indikasi tawuran, memang kalau sore hari ramai orang di atas jembatan, tapi anggota kami masih ada di lapangan, mudah-mudahan segera kita ungkap," kata Indarto.

Baca: Polisi Masih Selidiki Kasus Pelempar Batu di Jalan Tol Jakarta Cikampek

Selain itu, dia juga melihat lubang yang ada di jaring kawat pengaman jembatan terlihat bukan lubang yang sengaja dibuat pelaku untuk melakukan aksi pelemparan batu, melainkan lubang yang sudah ada karena rusak.

"Kita sudah cek ternyata lubangnya itu bukan lubang baru tapi itu sudah lama karena rusak," jelas Indarto

Sebelumnya, pasa selasa subuh tepatnya 5 juni 2018, satu orang pengendara mobil tewas setelah tertimpa batu berukuran sekitar 10 centimeter, korban diketahui bernama Saiful Mazazi, warga Tegal kelahiran 24 Agustus 1976.

Baca: Pengguna Jalan Tol Tewas Usai Terkena Lemparan Batu dari Atas JPO

Saat itu, korban yang berkendara menggunakan mobil Toyota Calya G 8696 ZP datang dari arah Jakarta dengan kecepatan sedang 60 Kilometer per jam, ketika di TKP, di KM 6 tepatnya di bawah jembatan penyebrangan Cirug, Pondok Gede Kota Bekasi, sebuah batu besar jatuh dan menimpa mobil.

Korban mengalami luka pada bagian dada sebelah kiri dan dagu akibat tertimpa batu besar, namun sebelum itu, peristiwa serupa juga menimpa pengguna jalan lain yaini kendaraan mobil Toyota Avanza bernama Santoso Permadi, beruntung korban masih selamat hanya mendapatkan luka.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved