Musim Arus Balik Lebaran, Lebih Banyak Keberangkatan Daripada Kedatangan Pesawat di Bandara Soetta

Tercatat hingga Selasa 19 Juni 2018 siang ini, 436 pesawat terbang keluar Bandara Soekarno-Hatta terjadi pada H+3 Lebaran atau 19 Juni 2018.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ilusi Insiroh
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Gerbang check in di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta masih dipenuhi pengguna jasa yang ingin berangkat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tercatat hingga Selasa 19 Juni 2018 siang ini, 436 pesawat terbang keluar Bandara Soekarno-Hatta terjadi pada H+3 Lebaran atau 19 Juni 2018.

Chief of Officer In Charge (OIC) Bandara Soekarno-Hatta, Langlang Wigiharso menyebutkan, dari data yang didapatkan sejak 14.00 WIB tercatat 436 kebetangkatan pesawat dari berbagai maskapai di Bandara Soekarno-Hatta.

Bila diperinci, menurut Langlang, jumlah pesawat yang berangkat masih lebih banyak dibandingkan jumlah pesawat yang tiba dari seluruh terminal di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca: Toko Buku Gramedia Tawarkan Paket Back To School dari Harga Rp 532 Ribu Jadi Rp 250 Ribu, Yuk serbu!

"Data ini masih akan terus bertambah, catatan dari laporan lapangan menyebutkan pergerakan pesawat berangkat lebih banyak dari yang datang ke Bandara Soetta," jelas Langlang, di Posko Terpadu Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (19/6/2018).

Ia menjabarkan, dari 436 pergerakan tersebut, 258 diantaranya adalah pesawat yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dengan rincian 213 keberangkatan domestik dan 45 sisanya dengan tujuan internasional.

"Sedangkan untuk pesawat datang, tercatat ada 178 pesawat dengan rincian 152 penerbangan domestik dan 26 kedatangan penerbangan internasional," imbuh dia.

Langlang menerangkan, pertumbuhan pergerakan pesawat pada tahun ini baru menyentuh angka 0,23 persen.

Baca: Unggah Foto di Pulau Mentawai, Netizen Sebut Jessica Iskandar Mirip Nikita Mirzani

"Kalau untuk pertumbuhan penumpangnya sendiri sudah mencapai enam persen," sambungnya.

Data tersebut didapatkan berdasarkan perubahan dari penggunaan pesawat kecil (narrow body) ke badan pesawat yang lebih besar (wide body).

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved