Lubang Akses Kabur Tahanan Polres Jakarta Timur Sudah Ditutup Triplek

Lubang yang menjadi akses kaburnya dua tahanan dari Mapolres Metro Jakarta Timur saat ini sudah ditutup.

Lubang Akses Kabur Tahanan Polres Jakarta Timur Sudah Ditutup Triplek
TRIBUNJAKARTA.COM/ DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Lubang di tembok bagian belakang Mapolres Metro Jakarta Timur yang kemarin terlihat saat ini sudah ditutup menggunakan triplek putih berbentuk persegi, Sabtu (23/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Lubang yang menjadi akses kaburnya dua tahanan dari Mapolres Metro Jakarta Timur saat ini sudah ditutup.

Pantauan TribunJakarta.com, lubang menganga berdiameter 40 hingga 50 sentimeter yang kemarin terlihat, saat ini sudah ditambal menggunakan triplek putih berbentuk segi empat.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, lubang yang berada di ketinggian dua hingga tiga meter tersebut dilubangi menggunakan palu, besi, dan paku pemberian pembesuk.

"Pakai palu pakai besi, pakai paku," ujar Argo, Sabtu (23/6/2018).

Baca: Mendadak Sensitif saat Hamil, Ussy Sulistiawaty Bersyukur Suaminya Bukan Raffi Ahmad

Ia menambahkan, palu yang digunakan untuk membobol tembok tersebut didapat para tahanan dari pembesuk.

"Ya pasti dari pembesuk lah, enggak mungkin dari mana," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com di SUGBK, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, kemarin, Jumat (22/6/2018) sekira pukul 06.00 WIB, dua orang tahanan kasus narkoba melarikan diri dari ruang tahanannya di lantai 5 Mapolres Jakarta Timur.

Kedua orang tahanan tersebut bernama Ari Kusumah alias Ari (20) dan Jenal Mutakin alias Jejen (36).

Ari berhasil ditangkap dengan kondisi patah kaki pada pukul 06.45 WIB saat bersembunyi di balik tembok antara Polres Jaktim dan kantor penggadaian, sementara satu tahanan lainnya masih diburu pihak kepolisian.

Baca: Billy Syahputra Liburan Romantis Bareng Hilda, Kriss Hatta Nyinyir Saya Bisa Dapat Lebih Cantik

Peristiwa ini sendiri sempat menjadi simpang siur, setelah Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra membantah informasi tersebut.

"Saya informasikan bahwa itu tidak benar, tidak ada tahanan yang kabur," kata Tony saat coba dikonfirmasi awak media.

Malahan, Tony sempat menyanggah lubang yang terlihat menganga di bagian belakang Mapolres Jakarta Timur sebagai akses keluar bagi kedua tahanan tersebut.

Menurutnya, lubang yang terlihat di bagian belakang Mapolres Jakarta Timur merupakan lubang bekas AC dan sudah ada sejak lama.

"Itu bekas kompresor AC," kata Tony.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help