Dinding Jembatan Lestari di Cilincing Mulai Dibenahi Jelang Asian Games

"Memang sudah dijadwalkan di situ. Untuk obor replikanya lewat di situ dari Kecamatan (Cilincing) ke Marunda lewat jalur jembatan Lestari,"

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Sebagian dinding pembatas Jembatan Lestari di Jalan Sungai Landak, Cilincing, Jakarta Utara, sudah mulai diperindah dengan cat dinding bercorak warna warni. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Jembatan yang berada di Jalan Sungai Landak dekat pasar swalayan Lestari, Cilincing, Jakarta Utara, sudah mulai dibenahi, khususnya dari segi estetikanya.

Sebelumnya, dinding pembatas jembatan itu penuh dengan coretan cat semprot. Kini, sebagian dinding pembatas sudah mulai diperindah dengan cat dinding bercorak warna warni.

Lurah Cilincing, Sugiman mengatakan pengecatan sudah dimulai sejak Kamis (5/7/2018) kemarin.

Selain untuk menutup coretan cat semprot yang merusak estetika dinding pembatas, pengecatan juga dilakukan untuk persiapan Asian Games 2018.

"Itu mulai kemarin. Sampai se-selesainya saja, karena ini kan memang kita persiapkan untuk menyambut Asian Games 2018," kata Sugiman ketika dihubungi TribunJakarta.com, Jumat (6/7/2018).

Dikatakan Sugiman, parade replika obor Asian Games 2018 nantinya akan melewati jembatan yang sering disebut jembatan Lestari tersebut.

Karenanya, pengecatan akan diselesaikan dalam waktu dekat dengan melibatkan sejumlah petugas PPSU dari Kelurahan Cilincing setiap hari mulai pagi sampai sore.

"Memang sudah dijadwalkan di situ. Untuk obor replikanya lewat di situ dari Kecamatan (Cilincing) ke Marunda lewat jalur jembatan Lestari," terang Sugiman.

Sugiman berharap, dengan dilakukan pengecatan ulang terhadap dinding pembatas jembatan itu, pelaku vandalisme yang kerap mencoret dinding bisa tersadarkan.

"Saya sih berharap ya dengan cat seperti itu mungkin masyarakat sadar kali ya, setelah bagus seperti itu masyarakat harusnya mikir seribu kali untuk coret-coret. Sudah bagus seperti itu masih dicoret-coret juga ya kebangetan ya, itu namanya sudah merusak," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved