Belum Sempat Melaporkan Diri ke Pengurus RT, Bapak dan Anak Ditemukan Tewas Terbakar di Cakung
"Saya cukup kaget dan prihatin, tapi saya pastikan mereka belum melapor," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Keluarga korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran yang terjadi dini hari tadi di Cakung, Jakarta Utara, belum melaporkan diri kepada pihak pengurus RT.
Keterangan tersebut disampaikan Ketua RT 009 RW 03 Mufid Rachman. Oleh karenanya, ia sangat kaget begitu mengetahui kabar Lumington Saragih (23) dan anaknya Angel (2) tewas dalam peristiwa naas tersebut.
• Relationship: Ini Perbedaan antara Poliamori dan Hubungan Anarki
"Saya cukup kaget dan prihatin, tapi saya pastikan mereka belum melapor," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com, Kamis (26/7/2018).
Ia pun mengaku belum mengenal korban dan tidak mengetahui identitas kedua korban yang sebenarnya.
"Menurut informasi baru dua hari mengontrak di sini, tapi untuk identitas lengkap saya belum mengetahuinya sampai sekarang," ujarnya.
Sementara itu, menurut Soleh (31), seorang tetangga Lumington yang juga menjadi korban kebakaran menuturkan, belum mengenal dekat Lumington karena korban bersama dengan istrinya selalu bergantian menjaga warung miliknya.
• JPO Bundaran HI Dirobohkan, Pelican Crossing Ditargetkan Selesai Dibangun Pekan Ini
"Emang warga sini, tapi baru pindah, belum kenal dekat sih, soalnya dia sama istri selalu gantian jaga warung jadi jarang dirumah," kata dia.
Ia menjelaskan, saat kejadian, api menyambar begitu cepat sehingga korban bersama anaknya terlambat menyelamatkan diri.
"Saya enggak tahu persisnya, tapi memang kejadiannya cepet banget, saya lihat apinya sudah gede banget," ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sekira pukul 04.00 WIB, kebakaran besar melanda pemukiman semipermanen yang berada di Jalan Cakung Cilincing, RT 009 RW 03, Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur.
• Jokowi Colek Chairul Tanjung Mewakafkan Hartanya untuk Pembangunan Menara MUI
Selain menewaskan dua orang warga, kebarakan ini turut menghanguskan 19 lapak semi permanen milik warga.
Diduga, kebakaran disebebkan karena adanya korsleting listrik di sebuah lapak milik warga.
Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai milirian rupiah.