Diperiksa Selama 14 Jam, Nur Mahmudi Dicecar 64 Pertanyaan

Dari 64 pertanyaan itu, kata Iim tak ada satu pun yang menanyakan atau menyinggung dugaan adanya keterlibatan pihak lain

Diperiksa Selama 14 Jam, Nur Mahmudi Dicecar 64 Pertanyaan
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail usai diperiksa sebagai tersangka korupsi di Mapolresta Depok, Kamis (13/9/2018) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dugaan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus korupsi proyek pelebaran Jalan Nangka, Tapos, ternyata sama sekali tidak disinggung dan didalami penyidik kepolisian, saat memeriksa mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, tersangka kasus tersebut.

Nur Mahmudi Ismail diperiksa selama sekitar 14 jam oleh penyidik di Mapolresta Depok, Kamis (13/9/2018). Ia didampingi tiga pengacara, dan datang ke Mapolresta Depok pada pukul 08.30 WIB.

Nur Mahmudi Ismail baru keluar dari ruang pemeriksaan pada Kamis pukul 23.30 WIB.

Kuasa Hukum Nur Mahmudi Ismail, yakni Iim Abdul Halim, seusai mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan mengatakan, ada 64 pertanyaan yang diberikan penyidik ke Nur Mahmudi Ismail.

Dari 64 pertanyaan itu, kata Iim tak ada satu pun yang menanyakan atau menyinggung dugaan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus korupsi kliennya, baik dugaan keterlibatan anggota DPRD Depok, atau pejabat berwenang di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Depok lainnya.

Setya Novanto Jual Rumah untuk Cicil Uang Pengganti ke KPK

"Sebanyak 64 pertanyaan penyidik ke Pak Nur, semuanya normatif. Poin-poinnya ke seputar pengadaan lahan Jalan Nangka. Tidak ada soal ketelibatan pihak lainnya, belum ada," kata Iim, di Mapolresta Depok, Jumat (14/7/2018) dini hari.

Bahkan, kata dia, penyidik juga tidak menanyakan terkait dugaan adanya dana dari pengembang apartemen ke Nur Mahmudi Ismail, untuk keluarnya perizinan pembangunan apartemen di Jalan Nangka.

"Soal dana untuk perizinan itu juga tidak ditanyakan," ujar Iim.

Iim menilai penyidik cukup profesional dalam memeriksa Nur Mahmudi Ismail.

"Kami mengapresiasi penyidik yang profesional dalam menangani kasus ini," ucapnya.

Ia mengatakan, selama proses pemeriksaan terhadap Nur Mahmudi Ismail, pihaknya mengajukan permohonan penangguhan penahanan atas kliennya yang berstatus tersangka tersebut.

"Dan permohonan kami dikabulkan penyidik, sehingga Pak Nur pulang malam ini. Penyidik juga profesional dalam melakukan pemeriksaan. Kami mengapresiasi penyidik," tuturnya.

Penulis: Budi Sam Law Malau

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Nur Mahmudi Ismail Dicecar 64 Pertanyaan, Penyidik Tak Dalami Kemungkinan Tersangka Lain

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved