Lebar Kali Bangleo di Cilincing Kian Menyempit, Banjir Tak Terhindarkan saat Musim Hujan

Pasalnya, pada musim penghujan kali yang mulai menyempit itu tak mampu menampung air hujan sehingga meluap dan menyebabkan banjir

Lebar Kali Bangleo di Cilincing Kian Menyempit, Banjir Tak Terhindarkan saat Musim Hujan
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kali Bangleo di RW 07, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (15/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Penyempitan Kali Bangleo yang mengalir di kawasan Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, dikeluhkan warga sekitar.

Pasalnya, pada musim penghujan kali yang mulai menyempit itu tak mampu menampung air hujan sehingga meluap dan menyebabkan banjir.

Muhammad Ali (65), seorang warga yang tinggal di RT 03/RW 07 mengatakan lebar kali tersebut menyempit lantaran menurutnya tak sedikit warga yang membangun rumah dengan memanfaatkan lebar kali.

Menurutnya hal tersebut berpengaruh kepada kondisi banjir di wilayahnya terlebih saat musim penghujan datang.

Ali menyebut, banjir di wilayahnya bisa sampai sebetis orang dewasa atau sekitar 50 cm. Namun, menurutnya banjir akan surut hanya dalam waktu beberapa jam saja.

"Itu karena dibangun rumah. Di situ tambah sempit. Udah jelas pengaruh lah kalo banjir kalo pintu air di Dewa Ruci dibuka otomatis balik airnya ke sini banjir, apalagi kan menyempit. Itu kalo banjir bisa sebetis orang dewasa, tapi paling sejam paling udah kering," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com, Sabtu (15/9/2018).

"Kalau sampah mah memang pada susah suka banyak buang sembarangan," ucapnya.

Genap Berusia 13 Tahun, Manuella Aziza Dapat Kejutan dari Sophia Latjuba, Lihat Ekspresinya

15 September Hari Demokrasi Internasional, Mahfud MD Beri Pesan: Jadikan Pemilu Pesta Bukan Neraka

Mitos Sumur Gede Keramat di Kalideres yang Airnya Dianggap Manjur oleh Warga

Selain Ali, warga lainnya Riki (35) yang tinggal di RT 01/RW 07 Kelurahan Kalibaru mengatakan, penyempitan lebar kali menyebabkan pembuangan air yang melewati Kali Bangleo menjadi tak maksimal. Menurutnya, penyempitan terjadi sejak bertahun-tahun lamanya. Apalagi setelah banyak rumah dibangun di atas kali.

Riki mengatakan, pemerintah setempat sebenarnya sudah berencana melebarkan Kali Bangleo yang melewati daerah RW 07. Kendati demikian, hal itu terkendala banyaknya rumah warga yang sudah dibangun sehingga pelebaran terpaksa tak berjalan.

"Pengaruhnya banyak, pembuangannya terlalu kecil karena itu kan pembangunan (rumah) juga di atas kali. Emang katanya lagi proses mau pelebaran. Cuman nggak kelar-kelar, belum ada negosiasi sama warga," ujarnya.

Riki juga mengatakan, keluhan lainnya ialah sampah yang kerap kali menumpuk di kali itu. Akan tetapi, petugas PPSU selalu membersihkannya setiap hari.

Pantauan TribunJakarta.com, lebar kali berbeda-beda, kebanyakan sekitar 5 meter. Ada pula yang terlihat menyempit mulai dari 2 meter dan ada juga yang sekitar 1 meter

Tak hanya lebar kali yang menyempit, sampah juga terdapat di sejumlah titik aliran Kali Bangleo. Air di kali itu pun warnanya keruh, namun tak tercium bau tak sedap yang keluar dari kali itu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help