Terdampak Normalisasi Kali, RPTRA Krendang Sementara Ditutup

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Krendang, Tambora, Jakarta Barat, ditutup sementara.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
RPTRA Krendang ditutup sementara karena terdampak proyek pemasangan sheetpile di Kali Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Senin (22/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Krendang, Tambora, Jakarta Barat, ditutup sementara.

Penutupan ini menyusul lokasi RPTRA bersebelahan dengan proyek normalisasi dan pemasangan sheetpile atau dinding turap di Kali Krendang.

Pantauan TribunJakarta.com, Senin (22/10/2018), material proyek tersebut memang diletakkan di area RPTRA.

Area depan RPTRA Krendang saat ini digunakan sebagai tempat meletakkan kayu-kayu ‎untuk proyek normalisasi tersebut.

Pohon-pohon yang ditebang juga berceceran di depan pintu masuk tersebut.

Tembok pembatas antara RPTRA dengan Kali Krendang pun dijebol terdampak pemasangan sheetpile.

Di area RPTRA, dinding sel tampak terlihat menutupi beberapa area agar material proyek tidak merusak fasilitas yang ada.

‎Sedangkan alat berat ekskavator berada di atas kali Krendang. Beberapa pekerja terlihat sedang mengoperasikan alat berat itu untuk mengangkut sheetpile.

Agar tidak ada pengunjung yang masuk selama penutupan sementara, dipasang papan pengumuman bahwa RPTRA ini ditutup sementara di depan pintu depan dan belakang RPTRA.

‎Kepala Seksi Pengelolaan dan Kemitraan RPTRA Dinas PPAPP DKI Jakarta, Togi Duma Sianturi, mengatakan alasan penutupan karena faktor keamanan.

Menurut dia, lokasi RPTRA yang terdampak proyek normalisasi sangat rawan bagi anak-anak bila dibiarkan berada di sana.

"Ini kan tempat bermain anak, tapi lihat sendiri saat ini sedang ada proyek dan alat berat disini. Kalau ada anak-anak yang datang kemudian main disini kan jadinya bahaya, makanya kita tutup sementara biar aman," kata Togi.

Togi menerangkan penutupan dimulai hari ini sampai proyek tersebut selesai. Adapun target yang dijanjikan yakni sampai Desember mendatang.

Terkait, bagian RPTRA yang terdampak dari proyek normalisasi, Togi menjelaskan pihaknya pun telah bersurat ke Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta selaku yang mengerjakan proyek tersebut.

"Terdampak ya memang iya, lihat saja sendiri. Tapi Dinas SDA berjanji akan memperbaikinya lagi seperti semua," kata Togi.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved