Nenek 80 Tahun Asal Pangandaran Ini Rela Hujan-hujanan Tunggu Presiden Jokowi di Pamulang
Kehadiran Joko Widodo (Jokowi) di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hiqmah, Pamulang, Tangerang Selatan, memancing warga ramai menyambutnya
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Kehadiran Joko Widodo (Jokowi) di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hiqmah, Pamulang, Tangerang Selatan, memancing warga ramai menyambutnya di pinggir-pinggir jalan.
Sepanjang Jalan Surya Kencana, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) dipenuhi warga dari mulai anak-anak hingga orang tua.
Hujan deras tak lantas membubarkan ribuan orang itu, mereka hanya sedikit melipir agak ke dalam, berteduh di rumah-rumah warga di pinggir jalan.
Nenek Painten asal Pangandaran, Jawa Barat, belum lama tiba di rumah cucunya, Atun, di kawasan Reni Jaya, Pamulang. .
Atun berencana mengajak neneknya yang sudah berusia 80-an tahun itu pergi ke Monas, Jakarta Pusat dan Masjid Kubah Emas, Depok.
Namun keduanya terpaksa batal karena kondisi yang tak memungkinkan menjangkau dua lokasi yang lumayan jauh itu dari rumahnya.
"Umurnya sama ama jembatan, jembatan Pangandaran. Ya sekitar 80-an mah ada," ujar Atun.
Saat mengetahui Presiden Jokowi akan datang ke Ponpes dekat rumahnya, Atun langsung mengajak neneknya ke Ponpes, dengan harapan bisa melihat Jokowi secara langsung.
"Waktu itu Jokowi ke Pangandaran, tapi enggak bisa ngeliat," ujar Nenek Painten.
"Jauh rumahnya di gunung," Atun menimpali.
• Berlatih 3 Minggu Persiapan Menari di Depan Jokowi, Para Murid SD ini Panik, Gugup dan Deg-degan
• Jokowi Silaturahmi ke Pesantren di Pamulang, Warga Ramai Menyambut di Pinggir Jalan
• Dukung Presiden Jokowi, Sahroni: Hijrah Pengusaha Muda Tangkal Monopoli dan Penguasaan Asing
Hujan deras sudah membuat pakaian Nenek Painten setengah basah. Meakipun sudah berteduh di atap pelataran bengkel depan Ponpes, namun hujan yang deras masih saja tempias.
Atun dan Nenek Painten masih memaksakan diri untuk berdiri di bagian paling depan pelataran bengkel itu, meskipun cipratan air semakin membesar.
"Biar kelihatan dari sini," ujar Atun.
Jokowi diagendakan hadir di pertemuan pemuka agama di Ponpes pimpinan KH Saidih itu pukul 17.00 WIB. Namun sampai saat ini, pukul 18.05, Jokowi belum juga terlihat, dan Nenek Painten masih saja menanti