Sebelum Sayat Urat Nadinya Hingga Tewas, Wanita di Cilincing Berpesan Soal Peti Mati pada Cucunya

Sebelum ditemukan tewas bunuh diri di kamar rumahnya pada Jumat (9/11/2018) malam, Anna Sariani (68) telah menitipkan pesan kepada cucu.

Sebelum Sayat Urat Nadinya Hingga Tewas, Wanita di Cilincing Berpesan Soal Peti Mati pada Cucunya
TRIBUNEWS.COM
Ilustrasi Bunuh Diri 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Sebelum ditemukan tewas bunuh diri di kamar rumahnya pada Jumat (9/11/2018) malam, Anna Sariani (68) telah menitipkan pesan kepada cucu dan pembantunya.

Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP Suharto mengatakan pada Jumat (9/11/2018) siang, Anna mengajak cucunya ke Bank untuk mengambil uang pensiunnya dan menyerahkannya kepada sang cucu.

"Sepulang dari mengambil uang, korban berpesan kepada cucunya bahwa kalau dia meninggal ingin dibawa pakai peti mati dan ‎menyerahkan semua uang dan identitasnya kepada cucunya," kata Suharto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/11/2018).

Suharto mengatakan sesampainya dirumah di Jalan kawasan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, korban pun berpesan bahwa dirinya ingin istirahat di kamar dan jangan ada yang mengganggunya.

Namun sampai Jumat malam, rupanya korban tak kunjung keluar dari dalam kamar sehingga pembantu rumah langsung menghubungi keluarga korban.

Seorang Wanita di Cilincing Tewas Usai Sayat Urat Nadinya

Saat itulah, pihak keluarga yang datang ke rumah korban langsung mendobrak kamar dan menemukan korban sudah tak bernyawa.

‎"Saat kamar dibuka, korban sudah dalam keadaan meninggal dengan posisi telentang bersimbah darah," kata Suharto.

Suharto menuturkan, berdasarkan keterangan cucunya, korban memang telah menunjukan gelagat aneh semenjak dirawat di RS Pelabuhan.

Korban diketahui baru pulang dari Rumah Sakit akibat penyakit maag akut yang dideritanya.

"‎Saat korban dirawat di RS Pelabuhan, korban memang sempat bertanya kepada suster tentang letak pembuluh darah pena dan arteri," kata Suharto.

Suharto menambahkan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan jasad korban pun telah dibawa ke RS Polri untuk visum.

"‎Untuk sementara tidak ditemukan luka lebam pada seluruh tubuh korban. Diduga ia meninggal kerena bunuh diri dengan cara memotong kedua urat nadi tanganya," kata Suharto.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved