Ini Alasan Proyek Tol Layang Jakarta Cikampek Harus Diprioritaskan

Pihaknya juga akan berkordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) perihal upaya prioritas proyek Tol Eleveted Japek

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Ruas Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 14 Rawalumbu Kota Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Direktur utama (Dirut) Jasa Marga Desi Arryani membeberkan alasan proyek tol layang atau Tol Jakarta Cikampek Eleveted harus di prioritaskan lantaran proyek tersebut memiliki target yang lebih ketat.

Sebab, proyek tol layang sejatinya terhubung dengan proyek Tol Trans Jawa. Dimana, jika proyek tersebut sudah rampung namun di Tol Japek masih terhambat dengan adanya proyek tol layang, bisa dipastikan manfaat Tol Trans Jawa kurang optimal.

"Karena dalam waktu tidak berapa lama lagi Trans Jawa akan beroperasi. Sehingga kalo ditahan di Japek belum selesai maka manfatnya masih kurang optimal. Sehingga dari Jakarta-Surabaya itu masih tersendat hanya di Japek," kata Desi di Bekasi, Selasa (20/11/2018).

Kemacetan yang terjadi di tol Japek disebabkan adanya sejumlah proyek yang sedang berlangsung. Seperti proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCIC), dan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek.

"Memang ada beberapa proyek lain yang criticalnya tidak sama mungkin akan menggeser kegiatannya di tempat lain. Titik terpadat yang paling parah di Japek itu di Cikunir KM 10, semua crossing di sana baik dari Elevated, overpass dari existing Japek, LRT, Kereta Cepat semua crossing. Ini tentunya harus saling tunggu gak bisa semua kerja bareng," jelas Desi.

Pihaknya juga akan berkordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) perihal upaya prioritas proyek Tol Eleveted Japek atau tol layang. Sejauh ini kata dia, arus kendaraan Trans Jawa baru bisa optimal setelah Cikampek.

Keluarga Menduga Dufi Dirampok dan Sudah Diikuti oleh Pelaku Pembunuhan

"Jadi nanti bukan hanya dari Cikampek ke Grati, tapi dari Jakarta ke Grati itu udah optimal, kami akan lebih berkoordinasi dengan Dishub, BPTJ, Kepolisian supaya pengaturan dari beberapa proyek ini dan dari kami sendiri sebagai pelaku Tol Elevated Japek supaya jauh lebih efektif," jelas dia.

Sebelumnya pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya meminta pelaksana proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung dan LRT menghentikan sementara proses konstruksi di ruas Jalan tol Jakarta Cikampek.

"Proses kontruksi akan kita hitung lagi paling tidak 3 sampai 4 bulan LRT selesainya 2019. Kita kasih prioritas untuk eleveted. KCIC dan LRT tidak boleh kerja sampai lebaran," kata Budi.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved