Sejam Berhenti, Penumpang KRL Tujuan Jakarta Kota Nekat Turun dari Rangkaian Kereta

Dengan bantuan sejumlah Petugas Keamanan Dalam (PKD) KRL, mereka beramai-ramai turun dari rangkaian kereta tersebut

Sejam Berhenti, Penumpang KRL Tujuan Jakarta Kota Nekat Turun dari Rangkaian Kereta
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah penumpang KRL nampak berhamburan keluar lantaran sudah lebih dari satu jam kereta yang mereka tumpangi terhenti, Rabu (28/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Sejumlah penumpang KRL tujuan Jakarta Kota nekat turun dari rangkaian kereta.

Hal ini mereka lakukan lantaran KRL yang ditumpanginya berhenti lebih dari satu jam diantara Stasiun Buaran Baru dan Klender.

Dengan bantuan sejumlah Petugas Keamanan Dalam (PKD) KRL, mereka beramai-ramai turun dari rangkaian kereta tersebut.

Bahkan, sejumlah penumpang tersungkur saat turun dari rangkaian commuterline yang tinggi.

Ningsih (38), seorang penumpang KRL mengatakan, terpaksa turun dan memilih menggunakan moda transportasi lainnya lantaran sudah menunggu lebih dari satu jam.

"Sudah hampir satu jam berhenti, saya buru-buru, jadi ini mau melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain," ujarnya, Rabu (28/11/2018).

KRL ini berhenti lantaran rangkaian kereta barang yang ada di depannya tidak bisa melanjutkan perjalanan akibat mengalami gangguan teknis.

Diduga kereta tersebut mogok lantaran mengalami gangguan pada pedal Deadman. Pedal ini memiliki fungsi sebagai alarm dan pengendali kecepatan kereta.

Sementara itu, VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa dalam keterangan tertulisnya meminta maaf kepada penumpang KRL atas gangguan tersebut.

Panitia Sebut Reuni Akbar 212 Bukan Ajang Politik

Ultah ke-90 Persija Jakarta, Anies Baswedan Tegaskan Pembangunan Stadion Internasional Akan Dimulai

"PT KCI dan PT KAI Daop 1 mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan dampak permasalahan teknis pada KA 11717 yang terjadi pukul 13.59 WIB di jalur antara Cakung - Klender," ucapnya.

Ia pun meminta kepada para penumpang untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan.

"Para pengguna KRL kami imbau untuk tidak memaksakan diri untuk masuk bila KRL telah penuh, serta senantiasa mengutamakan keselamatan dan keamanan," kata Eva.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved