KRL Tujuan Bogor Keluarkan Asap Gara-gara Masalah Kompresor

Asap tebal dari KRL Commuterline Jabodetabek tujuan Jakarta Kota-Bogor saat berhenti di Stasiun Depok disebabkan masalah kompresor.

KRL Tujuan Bogor Keluarkan Asap Gara-gara Masalah Kompresor
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Jalur 4 di Stasiun Depok tempat kereta tujuan Bogor mengeluarkan asap, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Asap tebal dari KRL Commuterline Jabodetabek tujuan Jakarta Kota-Bogor saat berhenti di Stasiun Depok disebabkan masalah kompresor di rangkaian gerbong.

Wakil Kepala Stasiun Depok, Basuki mengatakan KRL nomor 1168 itu sedang berhenti di Jalur 4 saat satu kompresor yang terletak di bagian bawah bermasalah.

"Ada masalah kompresor, kompresornya itu terletak di bawah. Di kereta itu ada delapan gerbong, nah kompresornya yang satu bermasalah sampai mengeluarkan asap," kata Basuki di Stasiun Depok, Rabu (5/12/2018).

Meski dalam video yang beredar asap mengepul dari gerbong, Basuki menegaskan asap tersebut bukan muncul karena adanya masalah dalam gerbong.

Keadaan kereta yang sedang naik, turun penumpang membuat pintu terbuka sehingga asap yang muncul dari bawah masuk dalam gerbong.

"Posisinya memang lagi naik dan turun penumpang, jadi pintu terbuka. Karena asap dari bawah makannya langsung ke dalam gerbong. Tapi itu asap dari kompresor, bukan dari dalam gerbong," ujarnya.

Tak hanya membuat seluruh penumpang dimintai keluar, jalur 4 yang dilintasi kereta sempat tak bisa dilintasi sampai akhirnya kereta ditarik ke Dipo Depok.

KRL Tujuan Bogor Keluarkan Asap Tebal di Stasiun Depok, Penumpang Langsung Diminta Keluar

Pascareuni 212 di Monas PT KCI Operasikan 2 KRL Tambahan

Kereta tersebut ditarik menggunakan kereta luar biasa (KLB) dari Dipo Depok menuju ke Dipo untuk diperbaiki.

"Tadi jalur 4 memang sempat enggak bisa dilewati, jadi yang bisa dilewati cuman jalur 1, 2, dan 3. Tapi sekarang jalur 4 sudah bisa dilewati. Kereta yang bermasalah dibawa ke Dipo untuk diperbaiki. Dibawa menggunakan KLB," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved