Ada Maladministrasi di Polisi, Novel Baswedan Beberkan Pertemuannya dengan Anggota Ombudsman Ini

Novel juga mengungkapkan kisah pertemuannya lewat pesan WhatsApp kepada Tribunnews.com pada Kamis (6/12/2018).

Ada Maladministrasi di Polisi, Novel Baswedan Beberkan Pertemuannya dengan Anggota Ombudsman Ini
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Novel Baswedan siap-siap berangkat kerja kembali ke KPK, Jumat (27/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menanggapi rilis Ombudsman RI terkait temuan maladministrasi yang dilakukan polisi dalam penanganan perkara penyiraman air keras terhadapnya pada Kamis (6/12/2018).

Novel juga mengungkapkan kisah pertemuannya lewat pesan WhatsApp kepada Tribunnews.com pada Kamis (6/12/2018).

Ia mengatakan apa yang disampaikan sebagai laporan Ombudsman oleh anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala pada Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) tersebut sebenarnya adalah pernyataan Adrianus sejak sekira bulan Mei 2018.

"Jadi saya tidak kaget dengan laporan sekarang ini," kata Novel.

Novel mengatakan, saat itu Adrianus bicara di media bahwa dirinya tidak kooperatif, tidak mau diperiksa, diperiksa irit bicara dan sebagainya.

"Ternyata pernyataan Pak Adrianus tersebut berisi kebohongan, karena saya sudah diperiksa dan BAP nya 9 halaman," kata Novel.

Novel pun mengatakan pernyataan Adrianus tersebut dibantah sendiri oleh Humas Polda Metro Jaya.

"Setelah itu Pak Adrianus akan melakukan pemeriksaan dengan Ombudsman yang adalah inisiatif sendiri," kata Novel.

Novel mengatakan setelah itu diadakan pertemuan yang difasilitasi oleh biro hukum KPK di kantor KPK.

Halaman
123
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved