Jenazah Pria Peluk Guling dan Mulai Membusuk Gegerkan Warga Petukangan

Noval Yanda (55) ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Jalan H Gaim, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan

Jenazah Pria Peluk Guling dan Mulai Membusuk Gegerkan Warga Petukangan
Istimewa/Dokumen Polsek Pesanggrahan
Mayat pria mulai membusuk di kamar kontrakannya gegerkan warga Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Pria bernama Noval Yanda (55) ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Jalan H Gaim, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Kamis (6/12/2018).

Korban yang ditemukan tewas dengan kondisi yang mulai membusuk di kamar kontrakannya, juga sempat menggegerkan warga sekitar.

Awal mula penemuan korban, berawal ketika seorang saksi bernama Aditya Wahyu Utama (37) mencium aroma tak sedap di sekitar kamar kontrakan korban.

Setelah mengetahui bau tak sedap tersebut berasal dari kamar korban, Aditya pun mengajak saksi lainnya Vanny Indah Marshely untuk melongok kedalam kamar kontrakan korban melalui ventilasi udara.

"Ketika melihat kedalam kamar kontrakan, kedua saksi melihat banyak belatung di lantai kamar korban," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Maulana J Karepesina dikonfirmasi TribunJakarta.com, Jumat (7/12/2018).

Selanjutnya, kedua saksi pun mencoba masuk ke kamar korban dan melihat korban sudah tak bernyawa dengan kondisi yang mulai membusuk.

Lukis Mural Asian Games 2018, PPSU Petukangan Utara Mengaku Bisa Ekspresikan Hobi

Suporter Bola Diduga Lakukan Provokasi Terhadap Warga Petukangan

"Ketika masuk, saksi melihat korban sudah tak bernyawa. Posisinya telentang sambil memeluk guling berwarna putih, dan kondisinya mulai membusuk," imbuh Maulana.

Selanjutnya, saksi pun menghubungi jajaran Polsek Pesangggrahan yang segera ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadi dan mengevakuasi jenazah korban.

"Personel tiba dan langsung evakuasi korban, saat ini jenazah sedang di visum guna mengetahui penyebab kematiannya," jelas Maulana.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved