Polsek Ciracas Dibakar

Warga Cemas setelah Dua Anggota TNI Dikeroyok Tukang Parkir, Anies Baswedan Bereaksi

Setelah Polsek Ciracas dirusak dan dibakar massa yang tak tertima dengan ulah tukang parkir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersikap.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Erlina Fury Santika
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Perusakan dan pembakaran Mapolsek Ciracas disinyalir karena sejumlah tukang parkir mengeroyok dua anggota TNI pada Senin (10/12/2018) sore.

Setelah pengeroyokan itu, massa tak dikenal merusak fasilitas, mobil operasional hingga membakar Mapolsek Ciracas pada Selasa (11/12/2018) hingga Rabu (12/12/2018) dini hari WIB.

Dua korban pengeroyokan adalah anggota TNI AL Kapten Komarudding (47) dan TNI AD, Pratu Rivo Maulana (22).

Kasus ini berakhir diselesaikan dengan cara kekeluargaan antara pihak pelaku dan keluarga dengan para korban.

Demikian disampaikan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Tony Surya Putra.

"Kasus ini sudah ditangani Polsek Ciracas dan kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan," ucap Tony saat ditemui awak media pada Selasa (11/12/2018).

Perdamaian kedua pihak dimediasi langsung Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widar pada Selasa (11/12/2018) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

"Meski ada unsur pidana, yaitu pengeroyokan, tapi ketika korban mau damai dan menyelesaikan secara kekeluargaan, pihak kepolisian akan memfasilitasinya," sambung dia.

Namun, aksi pengeroyokan terhadap dua Anggota TNI itu pun nampak berbuntut panjang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun bersikap melihat kasus ini yang pangkal masalah ada di lahan parkir.

Berdasarkan kesaksian warga, sejumlah massa membawa balok kayu mendatangi Polsek Ciracas pada Selasa malam.

S (72), saksi mata di sekitar lokasi kejadian menuturkan, massa sudah mulai berdatangan sejak pukul 22.00 WIB.

 UPDATE: Kapolsek Ciracas Pingsan Kena Pukul Hingga Massa Sempat Ngopi di Warung Pinggir Polsek

 Kapolres Jakarta Timur Sebut Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Ciracas Diselesaikan Kekeluargaan

Massa berdatangan dengan mengendarai sepeda motor dan kendaraan roda empat dari arah Pasar Rebo dan Kramat Jati.

Lalu memarkirkan kendaraannya di Jalan Raya Bogor, tepat di depan Polsek Ciracas.

"Mereka nutup jalan, di Pasar Rebo ditutup di sana (Kramat Jati) juga ditutup, enggak boleh ada mobil yang lewat," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com,

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved