Warga Tangsel Masih Bisa Berobat Gratis Gunakan e-KTP Meski Miliki BPJS Kesehatan

Tangsel sudah memiliki program biaya pengobatan gratis di RSU Tangsel dan 29 Puskesmas hanya menunjukkan e-KTP.

Warga Tangsel Masih Bisa Berobat Gratis Gunakan e-KTP Meski Miliki BPJS Kesehatan
TribunJakarta.com,/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Deden Deni, di Universitas Pamulang, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (14/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang menganggarkan seluruh warganya menggunakan BPJS Kesehatan, tak lantas menghilangkan program kesehatan lainnya.

Program BPJS tersebut dilaksanakan demi mengaplikasikan Perpres 82 tahun 2018, tentang Universal Health Coverage (UHC) yang harus diterapkan maksimal Januari 2019 mendatang.

Diketahui, Tangsel sudah memiliki program biaya pengobatan gratis di RSU Tangsel dan 29 Puskesmas hanya menunjukkan e-KTP.

Setelah program BPJS Kesehatan diterapkan, Pemkot Tangsel juga tetap menjalankan program kesehatan gratisnya itu.

"2012-2013 siapapun warga Tangsel ber-KTP Tangsel berobat gratis dicover semuanya untuk di RSU Tangsel dan 29 puskesmas," jelas Wali Kota Airin Rachmi Diany, di auka sekretariat Universitas Pamulang, Pamulang, Tangsel, Jumat (14/12/2018).

Program tersebut akan terus berjalan beriringan dengan BPJS kesehatan yang kepemilikannya sudah dianggarkan untuk seluruh warga Tangsel pada APBD 2019 mendatang.

Airin berharap, pengguna BPJS akan bisa digunakan lebih banyak di rumah sakit swasta yang bekerja sama dengan BPJS.

Hal itu agar penangnan medis tidak menumpuk di RSUD dan Puskesmas.

"Mudah-mudahan dengan adanya kartu Indonesian Sehat ini yang divover dari dana APBD, maka ini akan bisa bekerja sama dengab rumah sakit swasta yang ada di Tangsel. Sehingga tidak menumpul selalu di RSU Tangsel juga di Puskesmas," ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Deden Deni, menerangkan, ke depannya, pengguna fasilitas kesehatan yang menggunakan KTP-el akan didaftarkan BPJS-nya untuk selanjutnya menggunakan BPJS.

VIDEO Puting Beliung Beraksi di Tangsel, Pohon Tumbang hingga Pelapis Bangunan Sekolah Rontok

Direktur Pengembang Bodong Pasarkan Rumah Bersubsidi dan DP Rendah, Diringkus Aparat Polres Tangsel

"Begitu pakai KTP nanti dibikinkan BPJSnya. Sudah ada 19 rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan BPJS," ujar Deden.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved