Puncak Libur Natal dan Tahun Baru, AP II Prediksi 230 Ribu Penumpang Pesawat di Bandara Soetta

Awaluddin memprediksi akan ada 230 ribu pergerakan penumpang hanya untuk di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Puncak Libur Natal dan Tahun Baru, AP II Prediksi 230 Ribu Penumpang Pesawat di Bandara Soetta
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Dirut PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin, di terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (20/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Direktur PT Angkasa Pura (AP) II, Muhamad Awaluddin, memprediksi waktu puncak pergerakan penumpang pesawat pada musim libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) adalah pada Rabu (22/12/2018) dan satu hari setelahnya.

Pada H-3 Natal itu, Awaluddin memprediksi akan ada 230 ribu pergerakan penumpang hanya untuk di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Hal itu disampaikan Awaluddin, selepas apel siaga Posko Nataru di Terminal 1, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (20/12/2018).

"Khusus di Sukarno-Hatta saja kami memprediksikan, tidak kurang 220 ribu sampai 230 ribu pergerakan penumpang pada hari itu.  Itu membuat kepadatan operasi di bandara cukup tinggi," ujar Awaluddin. 

Awaluddin, mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan para pemangku kepantingan di bandara Soetta untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. 

Selain pelayanan, pengamanan pun menjadi prioritas bagi masyarakat yang menggunakan jasa penerbangan. 

Ia mengatakan ada 2.500 personel yang akan berjaga di Bandara Soetta, dan itu di luar dari Polri dan TNI. 

"TNI/Polri ada 1.500 personel, di Bandara Soetta ada sekitar 600 personel yang disiagakan. Patrolibiasa tiga kali kita akan minta sampai lima sampai enam kali untuk mengamankan keliling," ujarnya. 

Sambut Natal dan Tahun Baru, Tol Trans Jawa Gratis Sampai Awal 2019

Jelang Natal Dan Tahun Baru, Anies Baswedan Pastikan Stok Pangan Cukup

Awaluddin pun mengimbau masyarakat pengguna jasa penerbangan, agar datang lebih cepat sebelum jadwal keberangkatan demi menghindari kepadatan penumpang yang berakibat penundaan penerbangan. 

"Harapan kami kepada pengguna jasa transportasi udara, masyarakat khususnya dalam menyikapi periode Natal dan Tahun Baru kali ini juga lebih memperhatikan, karena pada waktu-waktu puncak atau traffic yang sangat tinggi, dapat tiba di bandara jauh dari jadwal penerbangan keberangkatan," ujarnya. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved