Supaya Kejadian Anjing Pitbull Terkam Satpam Tak Terulang, Pengacara Korban Bakal Temui Anies

"Rencana saya tanggal 3 Januari 2019, saya meminta regulasi mengajukan secara lisan kepada Gubernur tentang banyaknya anjing liar dan Pitbull," katany

Penulis: Leo Permana | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi Dokumen Sudin KPKP Jakarta Pusat, Bayu Sari Hastuti.
Bruce seekor anjing Pitbull yang dieksekusi oleh Sudin KPKP Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Suhermawan, seorang satpam di komplek Rajawali, Sawah Besar, Jakarta Pusat digigit anjing pitbull bernama Jecky, Kamis (13/12/2018) lalu.

Atas peristiwa tersebut, Azam Khan pengacara Suhermawan, berencana bertemu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Dirinya akan mengajukan regulasi kepada Gubernur terkait kejadian yang dialami kliennya.

Hal ini supaya tidak ada korban yang diserang anjing lagi.

"Rencana saya tanggal 3 Januari 2019, saya meminta regulasi mengajukan secara lisan kepada Gubernur tentang banyaknya anjing liar dan Pitbull," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (27/12/2018).

"Nanti korban saya bawa kalau perlu bersama  komunitas Pitbull dan anjing juga saya bawa dan beberapa tetangga-tetangga Suhermawan itu kita bawa," lanjut Azam.

Adapun hal-hal yang ingin ia sampaikan, di antaranya orang yang memiliki anjing Pitbull itu harus ada sertifikasinya atau sertifikatnya.

Satpam Komplek Dapat 22 Jahitan Setelah Diserang Pitbull, Sang Pemilik Hanya Ganti Rugi Rp 100 Ribu

"Kemudian harus bebas rabies agar tidak berbahaya itu kan binatang buas, lalu kalau diajak keluar harus pakai tali penuntun supaya aman," ujarnya.

Ia melanjutkan, tempat-tempat yang bisa si pemilik Pitbull membawanya keluar bukan area terbuka.

"Dalam arti keramaian ya, tidak ada manusianya sih tidak masalah," kata Azam.

Terakhir ia meminta si pemilik anjing mau bertanggung jawab sepenuhnya, baik itu pidana maupun perdata bila terjadi kasus sama seperti yang menimpa kliennya.

"Nah soal regulasi itu mereka lah yang ngerti, hanya itu kita mengajukan supaya kita merapikan, tidak ada lagi korban-korban yang lain," jelas Azam.

Sementara itu, Azam menyampaikan kondisi Suhermawan saat ini lumayan baik karena kontrol terus di RS Tarakan, Jakarta Pusat.

Terkait si pemilik pitbull bernama Bruce yang mencelakai kliennya, ia mengatakan dia ingin mengajukan damai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved