Pilpres 2019
Pertanyaan Dikirim ke Paslon Sepekan Sebelum Debat, Sudjiwo Tedjo Beri Sindiran dan Colek Choi Siwon
KPU akan mengirimkan daftar pertanyaan terlebih dahulu kepada kedua pasangan calon peserta debat. Sudjiwo Tedjo lantas memberikan tanggapannya.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menerapkan dua model lontaran pertanyaan untuk debat calon presiden dan wakil presiden.
Salah satunya, model pertanyaan terbuka. Dalam model ini, KPU akan mengirimkan daftar pertanyaan terlebih dahulu kepada kedua pasangan calon peserta debat.
Daftar pertanyaan tersebut dikirim sepekan sebelum debat. Debat pertama akan digelar 17 Januari 2019.
"Kalau target kita sih tanggal 10 lah (pertanyaan disampaikan ke peserta), seminggu sebelum pelaksanaan debat," kata Ketua KPU Arief Budiman dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com.
Budayawan Sudjiwo Tedjo lantas memberikan tanggapannya terkait permasalahan tersebut.
Sudjiwo Tedjo bahkan memberikan sebuah sindiran pedas.
Tak hanya itu, Sudjiwo Tedjo juga menyolek aktor Korea Selatan Choi Siwon.
• Ketua KPK Tolak Datang ke Debat Capres-cawapres Usai Didapuk Jadi Panelis, Ini Alasannya
• KPU Tetapkan 6 Panelis Debat Capres-Cawapres, Ketua KPK Agus Rahardjo Masuk dalam Daftar
TONTON JUGA
Awalnya Sudjiwo Tedjo mengatakan bila pertanyaan dikirim sepekan sebelum debat, maka pihak yang menang tak akan mendapatkan ketenaran.
Menurut Sudjiwo Tedjo pihak yang kalah pasti akan sangat memalukan.
"Bila daftar pertanyaan sudah disampaikan sebelumnya dan masing-masing pihak sudah menghafal jawabannya,
Maka pihak mana pun yang unggul pada acara debat nanti tidak akan kondang. Kalah, malu-maluin," tulis Sudjiwo Tedjo dikutip TribunJakarta.com dari Twitter, pada Minggu (6/1/2019).
• Immanuel Ebenezer Geram dan Tunjuk-tunjuk Fadli Zon Saat Debat, Pembawa Acara TV One Ambil Sikap Ini
• Debat dengan Fadli Zon, Jokomania Immanuel Ebenezer Geram hingga Singgung Raja Hoaks
Sudjiwo Tedjo lantas melontarkan pernyataan satir.
Ia menyebut pihak yang sudah menghafal jawaban, dan berpura-pura tidak melakukan hal itu saat debat adalah sesuatu yang sangat berat.