Beroperasi 2 Bulan Lagi, Tarif Tiket MRT Antara Rp 8.500 Sampai Rp 10 Ribu

Namun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga kini belum memutuskan tarif perjalanan MRT.

Beroperasi 2 Bulan Lagi, Tarif Tiket MRT Antara Rp 8.500 Sampai Rp 10 Ribu
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat diujicoba melintasi rel di Kawasan Depo MRT, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.  

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Mass Rapit Transit (MRT) Jakarta fase pertama akan beroperasi pada Maret mendatang atau dua bulan lagi.

Namun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga kini belum memutuskan tarif perjalanan MRT.

"Kami juga sama-sama menunggu pengesahan (tarif) dari Pemprov DKI," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaludin di Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Minggu (13/1/2019).

PT MRT Jakarta, lanjut Kamal, berharap Pemprov DKI Jakarta segera memutuskan tarif MRT Jakarta.

Dengan demikian, PT MRT Jakarta bisa mengumumkannya kepada masyarakat.

"Kami mendorong keputusan Pemprov DKI supaya segera bisa diumumkan kepada masyarakat. Selama itu belum disahkan oleh Pemprov DKI, belum ada yang bisa kami konfirmasi dari MRT Jakarta," kata Kamal.

PT MRT Jakarta sudah mengajukan hitungan tarif dari konsultan sebesar Rp 8.500 atau Rp 10.000.

Perhitungannya berdasarkan jarak tempuh dengan rata-rata 10 kilometer per perjalanan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemudian merumuskan besaran subsidi yang akan diberikan.

Dengan tarif Rp 8.500, subsidi yang harus digelontorkan Pemprov DKI per tahun sebesar Rp 365 miliar.

Sementara dengan tarif Rp 10.000, subsidi yang harus dikeluarkan sebesar Rp 338 miliar.

Tim Perumusan Subsidi Perekeretaapian sudah memaparkan hasil kajian dan rekomendasi tarif MRT dan light rail transit (LRT) ke Gubernur DKI Anies Baswedan.

Namun, Anies mengembalikan rekomendasi itu karena kurang lengkap. Setelah Tim Perumusan Subsidi Perekeretaapian melengkapi rekomendasi, Gubernur Anies tinggal memutuskan dan mengumumkan.

"Waktu itu kami paparkan. Tapi terus ada arahan dari beliau. Ada beberapa data yang kami akan masukkan, sehingga tarif yang nanti kami tetapkan itu bisa benar-benar diterima masyarakat," kata Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati pada 13 Desember lalu. (Nursita Sari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Bulan Jelang Operasi, Tarif MRT Jakarta Belum Diputuskan"

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved